Jam Kemacetan di Jalur Ciledug-Tendean Bertambah

Jumat, 27 Maret 2015 Reporter: Rio Sandiputra Editor: Agustian Anas 5675

 Kemacetan Jalur Ciledug-Tendean Bertambah 1 Jam

(Foto: Rio Sandiputra)

Jam kemacetan di jalur pembangunan jalan layang Ciledug-Tendean bertambah sekitar satu jam pada pagi dan malam hari. Hal ini dikarenakan adanya penyempitan jalur akibat alat berat dalam pembangunan jalan layang sepanjang 9,3 kilometer tersebut.

Justru kendaraan tidak ada penambahan, tapi jalurnya yang berkurang. Ada beberapa titik yang memang menjadi penyempitan sehingga menimbulkan antrian

Jika sebelumnya kemacetan berakhir sekitar pukul 11.00 WIB pada pagi hari maka saat ini menjadi pukul 12.00 WIB. Sementara, jika pada malam berakhir pukul 22.00 WIB, maka saat ini menjadi pukul 23.00 WIB.

Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Irvan Satya, mengatakan, meningkatnya kemacetan bukan dikarenakan bertambahnya volume kendaraan. "Justru kendaraan tidak ada penambahan, tapi jalurnya yang berkurang. Ada beberapa titik yang memang menjadi penyempitan sehingga menimbulkan antrian," kata Irvan, Jumat (27/3).

Irvan mengatakan, awalnya sebelum pembangunan pihak Ditlantas Polda Metro Jaya bersama 8 kontraktor yang menggarap pembangunan jalan layang khusus bus Transjakarta tersebut telah mengadakan rapat. Dalam rapat disetujui kalau dalam pembangunan tidak mengambil lahan jalan sehingga bila memang harus memasang alat, maka akan ada penambahan jalur sehingga tidak ada pengurangan. "Saya dibohongi oleh mereka, kita mendapat laporan dari Ciledug dan Jakarta Selatan justru mereka tidak ada penambahan jalur malah memakai satu jalur untuk pembangunannya," ujarnya.

Atas dasar itu, lanjut Irvan, ia akan memanggil 8 kontraktor dan Dinas terkait pelanggaran tersebut. "Kita sudah memanggil mereka, saat itu saya bilang ke mereka kalau saya merasa dibohongi karena rencana awalnya tidak ada yang berjalan. Tapi mereka mengaku kalau jalan yang ada di lokasi pembangunan tidak memungkinkan untuk diperlebar," ungkapnya.

Untuk sementara, antisipasi kemacetan hanya sekadar pemasangan spanduk sosialisasi kepada pengendara. "Akhirnya, mereka hanya memasang spanduk sosialisasi, dan kita tempatkan personel di titik penyempitan. Ya, kalau bisa pengguna jalan memilih jalur alternatif," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Sudin Perhubungan Jaksel Rekayasa Kemacetan Lalin Tendean-Ciledug

Atasi Kemacetan, Lalin Tendean-Ciledug Direkayasa

Jumat, 20 Maret 2015 5233

Kurangi Kemacetan Jl Ciledug Raya Akan Dilakukan Contra Flow

Jl Ciledug Raya Akan Diberlakukan Contra Flow

Sabtu, 28 Februari 2015 9703

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7085

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4766

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1470

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2384

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 2260

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks