Legislator Wahyu Dewanto Dukung Sentra Vaksinasi Mini di Pusat Perbelanjaan

Rabu, 11 Agustus 2021 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Toni Riyanto 2382

Legislator Wahyu Dewanto Dukung Sentra Vaksinasi Mini di Pusat Perbelanjaan

(Foto: doc)

Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta, Wahyu Dewanto mendukung adanya sentra vaksinasi mini di pusat perbelanjaan atau mal.

Terobosan yang bagus

Wahyu mengatakan, sentra vaksinasi ini dapat menjadi solusi di tengah adanya persyaratan pengunjung pusat perbelanjaan harus sudah divaksin minimal dosis pertama.

"Sangat setuju, ini terobosan yang bagus, sangat baik. Seperti yang pernah saya katakan semakin banyak sentra vaksinasi di Jakarta semakin baik," ujarnya, Rabu (11/8).

Wahyu menjelaskan, dengan dibukanya pusat perbelanjaan dan adanya terobosan dari Dinas PPKUM untuk mendorong pengelola menyediakan sentra vaksinasi mini sudah tepat.

"Ini kan dalam rangka juga mendorong percepatan herd immunity. Kita ingin komunitas di pusat perbelanjaan dan para pengunjung juga lebih terlindungi dari paparan COVID-19," terangnya.

Wahyu berharap Dinas PPKUM juga bisa menjembatani atau mencari solusi untuk kolaborasi penyediaan tenaga kesehatan (nakes) dan keperluan operasional. Pasalnya, tidak semua pusat perbelanjaan punya kemampuan cukup di saat pandemi saat ini.

"Saya berharap bisa ada kolaborasi juga dengan IDI atau stakeholders lain agar sentra vaksinasi mini ini dapat berjalan dengan baik. Persyaratan vaksinasi ini saya kira jauh lebih memudahkan dan menjadi langkah maju dibandingkan harus swab terlebih dahulu bagi pengunjung mal," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta, Andri Yansyah menuturkan, saat ini 39 dari 85 mal di bawah Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) sudah berkolaborasi menyediakan sentra vaksinasi.

"Kami mendorong adanya gotong-royong agar mal besar yang membuka sentra vaksinasi bisa berbagi dengan pusat perbelanjaan lain, berbagi nakes agar ada pemerataan. Contohnya, di Mal Kota Kasablanka itu ada sekitar 10 tim, ini tentu sangat mungkin diperbantukan di pusat perbelanjaan lain yang belum ada sentra vaksinasi," ucapnya.

Ia menambahkan, sentra vaksinasi ini menjadi bagian daripada pelayanan pemerintah dan pengelola mal berkolaborasi dalam memberikan solusi.

"Jadi tidak sekadar melarang ke mal kalau belum divaksin, tapi kita juga bersama-sama memberikan solusi. Kita ingin masyarakat sehat dan ekonomi kembali bangkit," tandasnya.

Untuk diketahui, pemerintah melakukan uji coba pembukaan secara gradual untuk mal atau pusat perbelanjaan di daerah Level 4 hingga 16 Agustus 2021. Para pengunjung wajib menunjukkan sertifikat vaksin, minimal vaksinasi dosis pertama. Namun demikian, anak di bawah usia 12 tahun dan lansia di atas 70 tahun masih belum boleh beraktivitas di pusat perbelanjaan.

BERITA TERKAIT
Legislator DKI Ajak Warga Terus Lestarikan Batik

Legislator DKI Ajak Masyarakat Terus Lestarikan Batik

Jumat, 02 Oktober 2020 2554

perebutan kursi dprd

Ini Dia 106 Politisi yang Lolos ke Kebon Sirih

Senin, 12 Mei 2014 11018

Pemprov DKI Dorong Pusat Perbelanjaan Sediakan Sentra Vaksinasi Mini

Dinas PPKUKM Ajak Pengelola Pusat Perbelanjaan Sediakan Sentra Vaksinasi Mini

Rabu, 11 Agustus 2021 2371

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 2088

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 733

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 635

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1396

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1009

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks