Hadapi MEA, 971 Warga Dilatih Olah Hasil Pertanian

Selasa, 24 Maret 2015 Reporter: Rudi Hermawan Editor: Agustian Anas 8448

Hadapi MEA, 971 Warga Dilatih Olah Hasil Pertanian

(Foto: Ilustrasi)

Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) tahun 2015, Suku Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan Jakarta Pusat memberikan pelatihan mengolah hasil pertanian menjadi makanan siap jual kepada 971 warga di Jakarta Pusat.

Pelatihan ini dilakukan sejak Januari hingga Maret dan diberikan secara gratis tidak dipungut biaya apapun

Ke-971 warga tersebut dibagi menjadi beberapa kelompok di delapan kecamatan yang ada di Jakarta Pusat. Kecamatan Johar Baru ada 165 orang yang terbagi dalam 9 kelompok, Cempaka Putih 85 orang tergabung dalam 6 kelompok, Kecamatan Gambir 151 orang menjadi 13 kelompok, Kecamatan Senen 130 dibagi dalam 8 kelompok, Kemayoran 95 orang dibagi menjadi 8 kelompok, Menteng ada 76 orang dibagi 7 kelompok, Sawah Besar ada 125 orang dibagi 8 kelompok, dan Tanah Abang ada 144 orang dibagi 8 kelompok.

"Pelatihan ini dilakukan sejak Januari hingga Maret. Warga tidak dipungut biaya alias gratis," kata Muhammad Mulyadi, Kepala Suku Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan Jakarta Pusat, Selasa (24/3).

Pelatihan diberikan untuk membekali setiap kelompok mengolah hasil tani seperti jahe yang dibuat bubuk hingga bisa diseduh. Selain itu, ada juga sayur-sayuran, kue semprong dan bir pletok. Menurut Mulyadi setiap Kecamatan memiliki produk unggulan seperti, Johar Baru yang terkenal dengan bir pletok. "Saat ini pembuat bir pletok sudah berkembang. Bahkan, hasil produksinya sudah diekspor ke Malaysia dan Singapura," ujarnya.

Selain memberikan dan pembinaan, kata Mulyadi, pihaknya juga bekerjasama dengan supermarket untuk membantu menjual produk hasil olahan pertanian tersebut. Sehingga ketika MEA diberlakukan, masyarakat Jakarta tidak hanya menjadi penonton, melainkan menjadi pemain.

"Jadi kita tidak membiarkan, melainkan memberikan jalan agar produk yang dihasilkan bisa laku terjual sehingga akan meningkatkan ekonomi masyarakat," ungkapnya.

BERITA TERKAIT
Pelaku Usaha Diminta Lebih Inovatif Hadapi MEA

Pelaku Usaha Diminta Lebih Inovatif Hadapi MEA

Kamis, 16 Oktober 2014 9341

Usaha Kecil Menengah

Ahok: 60 Persen Pelaku UKM Perempuan

Kamis, 28 Agustus 2014 8686

Basuki - Menaker Bahas Tenaga Kerja Jelang MEA

DKI Akan Jadi Percontohan Penanganan Tenaga Kerja

Senin, 23 Februari 2015 8713

100 Remaja Sunter Agung Ikuti Latihan Dasar Kepemimpinan

100 Remaja Sunter Agung Ikuti Latihan Dasar Kepemimpinan

Senin, 23 Februari 2015 5500

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2574

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1212

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 978

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 519

Gub pramono ppid

Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

Jumat, 18 September 2026 430

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks