Pelaku Usaha Diminta Lebih Inovatif Hadapi MEA

Kamis, 16 Oktober 2014 Reporter: Folmer Editor: Erikyanri Maulana 9250

Pelaku Usaha Diminta Lebih Inovatif Hadapi MEA

(Foto: doc)

Para penggiat usaha mikro, kecil, dan menengah di Jakarta diharapkan siap menghadapi pasar terbuka Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang akan berlaku mulai 2015 mendatang. Diharapkan momen tersebut tidak membuat takut para pelaku usaha kalah bersaing menghadapi serbuan produk negara tetangga, melainkan harus dipandang sebagai peluang bisnis yang besar.

Ini bukan ancaman, tapi peluang yang perlu dimanfaatkan bagi pelaku usaha untuk mengembangkan usaha yang dimiliki

"Dalam menghadapi MEA, para pelaku usaha harus lebih inovatif, agar tidak dilibas pesaing di tingkat ASEAN," ujar Joko Kundaryo, Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) DKI, saat membuka acara edukasi publik menghadapi MEA 2015 yang berlangsung di hotel berbintang di bilangan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (16/10).

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Direktur Jenderal (Dirjen) Kerjasama Perdagangan Internasional (KPI) Bachrul Hairi dan Sekretaris Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag), Zainal Abidin serta pelaku usaha menengah dari lima wilayah kota Jakarta.

Dikatakan Joko, melalui pembinaan semacam ini, para pelaku usaha di ibu kota terus-menerus diarahkan untuk memperbaiki produk dan jasa agar semakin diminati konsumen sehingga terus mampu bersaing.

Dirjen Kerjasama Perdagangan Internasional (KPI) Kementerian Perdagangan, Bachrul Hairi mengungkapkan, ada peluang bagi pelaku usaha kecil, mikro dan menengah saat pasar terbuka MEA dimulai. 

"Ini bukan ancaman, tapi peluang yang perlu dimanfaatkan bagi pelaku usaha untuk mengembangkan usaha yang dimiliki. Tidak perlu takut, karena persaingan pada era pasar terbuka ASEAN nantinya tidak akan menggerus pelaku usaha kecil," ungkapnya.

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Luar Negeri Dinas KUMKMP DKI Jakarta, Tati Budiarti menambahkan, para penggiat usaha harus berinovasi agar produk dan jasa yang ditawarkan dapat bersaing di ASEAN.

"Para pelaku usaha juga harus memiliki kemampuan berbahasa asing dalam upaya mempromosikan produk dan jasa di pasar terbuka MEA," tandasnya.

 

BERITA TERKAIT
Pedagang Kaki Lima PKL Monas

Basuki: Penertiban PKL Monas Lebih Mudah Dibanding Tanah Abang

Selasa, 05 Agustus 2014 12358

Usaha Kecil Menengah

Ahok: 60 Persen Pelaku UKM Perempuan

Kamis, 28 Agustus 2014 8629

halal bihalal jokowi pkk

Kader PKK Diingatkan Persaingan Global

Selasa, 19 Agustus 2014 9019

AFTA

DKI Siap Hadapi Perdagangan Bebas ASEAN

Sabtu, 10 Mei 2014 6786

basuki t purnama wawancara dok beritajakarta

Sambut Komunitas ASEAN, DKI Undang Kemenlu

Senin, 06 Oktober 2014 3299

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9230

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3198

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3619

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1912

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1482

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks