Pembagian Raskin Terkendala Cuaca

Sabtu, 21 Maret 2015 Reporter: TP Moan Simanjuntak Editor: Dunih 3387

Pembagian Raskin Terkendala Cuaca

(Foto: Andry)

Hujan yang disertai banjir sejak bulan Februari cukup menghambat pembagian beras miskin (raskin) di Jakarta Barat. Akibat kendala tersebut, raskin untuk bulan Februari dan Maret belum dibagikan. Terlebih, masih banyak kelurahan yang belum menyetorkan hasil penjualan raskin tersebut.

Raskin bulan Februari belum kami berikan, karena pada bulan tersebut banyak wilayah di Jakarta Barat terendam banjir hingga ditunda

Kepala Bagian Kesejahteraan Sosial (Kesos) Jakarta Barat, Bambang Joko, menuturkan, raskin untuk bulan Januari sudah diberikan. Tapi, untuk bulan Februari dan Maret belum, karena masing-masing kelurahan belum menyetor dana raskin bulan Januari. Selain itu faktor kondisi wilayah yang pada bulan Februari banyak tergenang banjir membuat pengiriman terkendala.

Raskin bulan Februari belum kami berikan, karena pada bulan tersebut banyak wilayah di Jakarta Barat terendam banjir hingga ditunda, juga akibat pihak kelurahan belum menyetor dana raskin bulan Januari. Untuk bulan Maret masih menunggu koordinasi dengan unit terkait,” ujar Bambang, Sabtu (21/3).

Berdasarkan data jumlah Rumah Tangga Sasaran (RTS) di Jakarta Barat penerima raskin sebanyak 44.628 orang. Sementrara jumlah raskin yang diberikan sebanyak 714.420  kilogram atau 714,4 ton per bulan. Jumlah terbesar yang mendapatkan raskin Kelurahan Kapuk sekitar 7.213 RTS, sedangkan jumlah RTS terkecil, Kelurahan Glodok 74 RTS.

Sedangkan untuk harga raskin per kilogram Rp 1600, dan tiap RTS mendapatkan 15 kilogram, berarti warga harus membayar  Rp 24.000 per 15 kilogram.

Purwati (39) warga RW 12, Kelurahan Duri Kepa, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat mengaku, baru menerima satu kali pembagian raskin yaitu di bulan Januari.

"Untuk bulan Februari dan Maret belum kami terima,” ucapnya.

Ia yang bersuamikan tukang ojek dengan tiga anak tersebut, sangat terbantu dengan keberadaan raskin. Sebab, dengan jatah 15 kilogram yang ditebus Rp 1.600 per kilogram dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarganya untuk membeli beras.

“Saya tidak tahu alasan belum diberikan untuk dua bulan tersebut. Sebab, tiap bulan kami diberitahukan oleh RT untuk mengambil di rumahnya,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Walikota : Lurah Harus Bagikan Raskin Tepat Sasaran

Walikota Instruksikan Penerima Raskin Didata Ulang

Jumat, 20 Maret 2015 3544

Gudang Beras Pasar Induk Cipinang Memprihatinkan

Gudang Beras Cipinang Butuh Perbaikan

Kamis, 06 November 2014 5965

harga sembakko normal di pulau seribu

Harga Bahan Pokok di Kepulauan Seribu Masih Normal

Sabtu, 14 Maret 2015 5712

ade_fitria_budi.jpg

Anak Nelayan Terkena Gizi Buruk

Kamis, 06 Februari 2014 3822

Bulog Kembali Gelar Operasi Pasar Murah Di Cempaka Putih Timur

Bulog Kembali Gelar OP Beras di Cempaka Putih

Jumat, 13 Maret 2015 4873

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2509

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1203

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 966

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 512

Gub pramono ppid

Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

Jumat, 18 September 2026 409

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks