Pembagian Raskin Terkendala Cuaca

Sabtu, 21 Maret 2015 Reporter: TP Moan Simanjuntak Editor: Dunih 3452

Pembagian Raskin Terkendala Cuaca

(Foto: Andry)

Hujan yang disertai banjir sejak bulan Februari cukup menghambat pembagian beras miskin (raskin) di Jakarta Barat. Akibat kendala tersebut, raskin untuk bulan Februari dan Maret belum dibagikan. Terlebih, masih banyak kelurahan yang belum menyetorkan hasil penjualan raskin tersebut.

Raskin bulan Februari belum kami berikan, karena pada bulan tersebut banyak wilayah di Jakarta Barat terendam banjir hingga ditunda

Kepala Bagian Kesejahteraan Sosial (Kesos) Jakarta Barat, Bambang Joko, menuturkan, raskin untuk bulan Januari sudah diberikan. Tapi, untuk bulan Februari dan Maret belum, karena masing-masing kelurahan belum menyetor dana raskin bulan Januari. Selain itu faktor kondisi wilayah yang pada bulan Februari banyak tergenang banjir membuat pengiriman terkendala.

“Raskin bulan Februari belum kami berikan, karena pada bulan tersebut banyak wilayah di Jakarta Barat terendam banjir hingga ditunda, juga akibat pihak kelurahan belum menyetor dana raskin bulan Januari. Untuk bulan Maret masih menunggu koordinasi dengan unit terkait,” ujar Bambang, Sabtu (21/3).

Berdasarkan data jumlah Rumah Tangga Sasaran (RTS) di Jakarta Barat penerima raskin sebanyak 44.628 orang. Sementrara jumlah raskin yang diberikan sebanyak 714.420  kilogram atau 714,4 ton per bulan. Jumlah terbesar yang mendapatkan raskin Kelurahan Kapuk sekitar 7.213 RTS, sedangkan jumlah RTS terkecil, Kelurahan Glodok 74 RTS.

Sedangkan untuk harga raskin per kilogram Rp 1600, dan tiap RTS mendapatkan 15 kilogram, berarti warga harus membayar  Rp 24.000 per 15 kilogram.

Purwati (39) warga RW 12, Kelurahan Duri Kepa, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat mengaku, baru menerima satu kali pembagian raskin yaitu di bulan Januari.

"Untuk bulan Februari dan Maret belum kami terima,” ucapnya.

Ia yang bersuamikan tukang ojek dengan tiga anak tersebut, sangat terbantu dengan keberadaan raskin. Sebab, dengan jatah 15 kilogram yang ditebus Rp 1.600 per kilogram dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarganya untuk membeli beras.

“Saya tidak tahu alasan belum diberikan untuk dua bulan tersebut. Sebab, tiap bulan kami diberitahukan oleh RT untuk mengambil di rumahnya,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Walikota : Lurah Harus Bagikan Raskin Tepat Sasaran

Walikota Instruksikan Penerima Raskin Didata Ulang

Jumat, 20 Maret 2015 3624

Gudang Beras Pasar Induk Cipinang Memprihatinkan

Gudang Beras Cipinang Butuh Perbaikan

Kamis, 06 November 2014 6039

harga sembakko normal di pulau seribu

Harga Bahan Pokok di Kepulauan Seribu Masih Normal

Sabtu, 14 Maret 2015 5834

ade_fitria_budi.jpg

Anak Nelayan Terkena Gizi Buruk

Kamis, 06 Februari 2014 3885

Bulog Kembali Gelar Operasi Pasar Murah Di Cempaka Putih Timur

Bulog Kembali Gelar OP Beras di Cempaka Putih

Jumat, 13 Maret 2015 4936

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7063

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4726

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2294

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1057

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 2237

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks