Dinas KPKP Luncurkan Akademi Urban Farming

Jumat, 04 Juni 2021 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Toni Riyanto 3863

Dinas KPKP Luncurkan Akademi Urban Farming

(Foto: Aldi Geri Lumban Tobing)

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta meluncurkan Akademi Urban Farming. Akademi Urban Farming menjadi wadah bagi masyarakat yang ingin belajar tentang pertanian perkotaan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Suharini Eliawati mengatakan, untuk materi atau modul pembelajaran disesuaikan dengan permintaan masyarakat atau berdasarkan program yang sudah ditetapkan oleh Dinas KPKP DKI Jakarta.

"Ada 15 peserta yang bergabung dalam Akademi Urban Farming pada angkatan pertama," ujarnya, Jumat (4/6).

Eli menjelaskan, berdasarkan data yang diperoleh, sebanyak 98 persen masyarakat Jakarta akan melakukan aktivitas pertanian meskipun pandemi sudah selesai. Hal ini menjadi tantangan karena 85 persen di antaranya menyatakan belum pernah melakukan aktivitas pertanian.

"Sangat disayangkan kalau mereka keterampilannya hanya trial and error, makanya Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas KPKP membentuk Akademi Urban Farming," ungkapnya.

Menurutnya, peserta Akademi Urban Farming ini akan dilatih, dibina dan didampingi dalam penerapan pertanian perkotaan secara komprehensif. Materi yang diberikan juga tidak terbatas pada budi daya pertanian, tapi juga mencakup peternakan dan perikanan.

"Target pendampingan biasanya kita lakukan hingga tiga kali panen sampai akhirnya mereka mandiri. Kami juga beri pendampingan cara membuat produk olahan yang benar dan baik. Kita dampingi mereka sampai dapat sertifikat izin edarnya dan ajari pemasarannya," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pertanian Dinas KPKP DKI Jakarta, Mujiati menambahkan, sebanyak 15 peserta Akademi Urban Farming angkatan pertama langsung dilatih budi daya tanaman sayuran kangkung dan bayam. Rencananya, kegiatan ini dijadwalkan rutin setiap hari Jumat.

"Mereka belajar cara menanam. Peserta juga akan dibagikan bibit gratis satu orang dua di luar bahan yang digunakan untuk menanam. Kita sediakan lahan dan medianya untuk proses pembelajaran praktik langsung di lapangan," ucapnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan pembelajaran juga bisa dilaksanakan langsung di lahan yang telah tersedia di lingkungan masyarakat. Kalau tidak punya lahan bisa ke gedung Dinas KPKP, tetapi kalau ada masyarakat yang mengajukan punya lahan dan mereka mau diajari langsung di lokasi nanti kita yang akan ke sana.

"Kami akan membuka pendaftaran secara daring untuk angkatan berikutnya. Semoga animo masyarakat semakin meningkat," tandasnya.

BERITA TERKAIT
1.313 Peserta di 184 Lokasi Ikut Tanam Serentak

1.313 Peserta Ikuti Aksi Tanam Serentak

Jumat, 04 Juni 2021 2281

Yuk Berkolaborasi Ikut Tanam Serentak se-DKI Jakarta

Yuk Berkolaborasi Ikut Tanam Serentak se-DKI Jakarta

Kamis, 03 Juni 2021 2588

Aksi Tanam Serentak Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Digelar di Pulau Kelapa

Beragam Bibit Sayuran dan Buah Ditanam Serentak di Kepulauan Seribu

Jumat, 04 Juni 2021 2315

Dinas KPKP Panen Bersama di Hotel Ciputra Jakarta

Beragam Sayuran Dipanen Hasil Pengembangan Urban Farming di Hotel Ciputra

Kamis, 27 Mei 2021 2854

BERITA POPULER
IMG 20260711 WA0001

Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

Sabtu, 11 Juli 2026 6307

Walikota jaksel safryn tiyo

Wali Kota Jaksel Minta Jajaran Responsif Tangani Aduan Warga

Senin, 06 Juli 2026 7235

Pramono COJ 2026 rezap

Pramono Dukung Color of Jakarta, Potret Jejak Pembangunan Kota

Selasa, 07 Juli 2026 6351

Pameran 100 Tahun Ali Sadikin bilal

Peringatan 100 Tahun, Pemprov DKI Komitmen Lanjutkan Legasi Ali Sadikin

Selasa, 07 Juli 2026 5841

Sosialisasi pergub rezap

Pramono Sebut Transparansi Perizinan Jadi Kunci Jakarta Kota Global

Selasa, 07 Juli 2026 5908

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks