1.313 Peserta Ikuti Aksi Tanam Serentak

Jumat, 04 Juni 2021 13:15 Aldi Geri Lumban Tobing 771

(Foto: doc - Beritajakarta.id)

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta mengadakan kegiatan Tanam Serentak dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2021. Kegiatan ini diikuti sebanyak 1.313 peserta.

Meningkat dari tahun sebelumnya 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Suharini Eliawati mengatakan, Tanam Serentak se-DKI Jakarta berlangsung di 184 lokasi di lima wilayah kota dan Kabupaten Kepulauan Seribu. Bahkan, ada 26 peserta dari luar Jakarta yang ikut berpatisipasi dalam kegiatan ini.

"Jumlah lokasi kegiatan Tanam Serentak ini meningkat dari tahun sebelumnya dengan jumlah 92 lokasi. Artinya, minat dan antusiasme masyarakat untuk melakukan penanaman atau urban farming dengan memanfaatkan lingkungannya maupun ruang di sekitarnya terus meningkat," ujarnya, di Kantor Dinas KPKP DKI Jakarta, Jalan Gunung Sahari Raya, Jakarta Pusat, Jumat (4/6).

Sementara itu, Kepala Bidang Pertanian Dinas KPKP DKI Jakarta, Mujiati mengatakan, pelaksanaan kegiatan ini juga mengacu pada Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 14 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan Pertanian Perkotaan. Tema yang diusung yakni "Urban Farming untuk Ketahanan Pangan".

"Kegiatan ini tidak terbatas pada pertanian, tapi juga perikanan dan peternakan. Adapun yang dibudidayakan pada kegiatan ini adalah sayuran daun dan sayuran buah, toga, tanaman buah, cabai, hidroponik, tabulampot, tanaman hias, mangrove hingga ikan," terangnya.

Ia menambahkan, kegiatan Tanam Serentak ini merupakan bentuk kolaborasi dalam mengembangkan pertanian perkotaan di Jakarta, serta upaya pelestarian lingkungan dalam mewujudkan kemandirian ketahanan pangan.

Kegiatan urban farming tidak hanya terbatas pada lahan-lahan pertanian yang selama ini dilakukan masyarakat, tetapi sudah menyasar ke lahan-lahan lainnya baik itu milik masyarakat, pemerintah maupun swasta di DKI Jakarta.

"Dinas KPKP siap memberikan bantuan dan memfasilitasi baik itu dalam bentuk sarana prasarana, khususnya benih dan pendampingan kepada masyarakat yang menginginkan pendampingan dari kami,” tandasnya.