Bank DKI Realisasikan KPR FPPR Senilai Rp 198,8 Miliar

Sabtu, 29 Mei 2021 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Toni Riyanto 2813

Bank DKI Realisasikan KPR FPPR Senilai Rp 198,8 Miliar

(Foto: doc)

PT Bank DKI telah merealisasikan penyaluran Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Pembiayaan Perolehan Rumah (KPR FPPR) sebesar Rp 198,8 miliar kepada 730 penerima manfaat DP 0 Rupiah di sejumlah hunian yang terdaftar oleh Unit Fasilitasi Pemilikan Rumah Sejahtera (UFPRS) per April 2021.

730 pemohon telah melakukan penandatanganan akad


Sekretaris Perusahaan PT Bank DKI, Herry Djufraini mengatakan, pihaknya bersama dengan Perumnas telah melakukan penandatanganan akad kredit bersama kepada para penerima manfaat DP 0 Rupiah untuk hunian Samesta Sentraland Cengkareng, Jakarta Barat.

"Terlaksananya proyek hunian DP 0 Rupiah Apartemen Sentraland Cengkareng yang dikembangkan oleh Perumnas ini merupakan bagian dari tanggung jawab Bank DKI dalam mendukung pembangunan kota Jakarta dalam peningkatan layanan kepada masyarakat DKI Jakarta sebagaimana visi DKI Jakarta yaitu Maju Kotanya, Bahagia Warganya," ujarnya, Sabtu (29/5).

Selain itu, Bank DKI juga menyalurkan KPR FPPR pada hunian Menara Samawa Nuansa Pondok Kelapa, Jakarta Timur yang dikembangkan oleh KSO Sarana-Totalindo/Perumda Pembangunan Sarana Jaya, dan Rusunami Bandar Kemayoran, Jakarta Utara yang juga dikembangkan oleh Perumnas.

"Pengajuan kredit yang dilakukan calon penerima manfaat program hunian DP 0 Rupiah masih terus berproses. Tentunya, proses penyaringan tersebut akan dilakukan sesuai dengan prinsip kehati-hatian," ungkapnya.

Herry menjelaskan, Bank DKI memverifikasi warga DKI Jakarta yang dinilai telah memenuhi kriteria kredit/pembiayaan perbankan khusus program sebagai calon penerima manfaat.

"Bank DKI telah memproses lebih dari 1.500 permohonan dan 730 di antaranya telah melakukan penandatanganan akad per April 2021," terangnya.

Menurutnya, melalui program hunian DP 0 Rupiah ini sendiri memberikan harapan bagi masyarakat untuk dapat memiliki hunian di tengah kekhawatiran harga properti yang terus meningkat tiap tahunnya.

"Tersedianya kemudahan pembiayaan yang ringan membuat masyarakat memiliki kesempatan untuk memiliki hunian yang layak, termasuk generasi milenial atau keluarga baru," tandasnya.

Untuk diketahui, Program DP 0 Rupiah merupakan program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang dikelola oleh Unit Fasilitasi Pemilikan Rumah Sejahtera (UFPRS) di bawah Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi DKI Jakarta. 

Program yang dikenal dengan Samawa ini memberikan Fasilitas Pembiayaan Perolehan Rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) untuk memiliki unit rumah sudah jadi dan siap huni di DKI Jakarta.

Adapun kriteria calon penerima manfaat wajib memenuhi persyaratan antara lain seperti warga DKI Jakarta yang dibuktikan dengan e-KTP, belum memiliki rumah sendiri, tidak sedang menerima bantuan/subsidi perumahan pemerintah pusat/daerah, tidak memiliki pinjaman bermasalah pada pihak ketiga/bank atau lembaga non keuangan dan memiliki NPWP.

BERITA TERKAIT
Kredit Bank DKI Tumbuh 3,96 Persen YoY di Triwulan I

Kredit Bank DKI Tumbuh 3,96 Persen YoY di Triwulan I

Jumat, 28 Mei 2021 1777

RSUD Tarakan - Bank DKI Berkolaborasi Optimalkan Pelayanan

RSUD Tarakan-Bank DKI Tingkatkan Kolaborasi Layanan Kesehatan dan Keuangan

Kamis, 20 Mei 2021 2877

Bank DKI Gandeng Masjid dan Musala Penerima Dana BOTI Jadi Merchant JakOne Mobile

Bank DKI Fasilitasi Penyaluran BOTI Hingga Insentif Bagi Imam dan Marbut

Rabu, 26 Mei 2021 3499

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 2623

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 734

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 637

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1399

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1014

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks