Kredit Bank DKI Tumbuh 3,96 Persen YoY di Triwulan I

Jumat, 28 Mei 2021 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Toni Riyanto 1776

Kredit Bank DKI Tumbuh 3,96 Persen YoY di Triwulan I

(Foto: Aldi Geri Lumban Tobing)

Pertumbuhan kredit Bank DKI pada triwulan I 2021 mencapai 33,66 triliun. Pencapaian ini meningkat 3,96 persen Year on Year (YoY) dibandingkan tahun lalu sebesar Rp 32,37 triliun. Pertumbuhan ini menjadi indikator meningkatnya permintaan kredit sebagai tanda mulai pulihnya perekonomian dari pandemi COVID-19.

Penyaluran kredit dan pembiayaan dilakukan dengan sangat selektif 

Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Herry Djufraini mengatakan, meski mencatatkan pertumbuhan, Bank DKI tetap menerapkan berbagai inisiatif dan pengelolaan risiko yang efektif untuk menjaga kenaikan risiko kredit bermasalah.

"Penyaluran kredit dan pembiayaan juga dilakukan dengan sangat selektif dan memperhatikan prinsip kehati-hatian," ujarnya, Jumat (28/5).

Herry menjelaskan, untuk rasio non-performing loan (NPL) gross Bank DKI masih terkendali di level 3,19 persen pada kuartal I 2021 atau sedikit meningkat sebesar 0,10 persen dibandingkan dengan kuartal I 2020 sebesar 3,09 persen.

Peningkatan rasio NPL Bank DKI tersebut masih berada di bawah peningkatan rasio NPL industri perbankan yang tercatat sebesar 0,40 persen dari semula sebesar 2,77 persen di kuartal I 2020 menjadi sebesar 3,17 persen di kuartal I 2021.

Sedangkan, NPL Net Bank DKI pada kuartal I 2021 tercatat sebesar 0,62 persen dan berada di bawah rasio NPL Net industri perbankan nasional sebesar 1,02 persen.  

"Ini menunjukkan Bank DKI telah mengantisipasi potensi risiko dengan melakukan pencadangan meskipun terdapat program restrukturisasi," terangnya.

Menurutnya, risiko kredit menjadi tantangan tersendiri bagi perbankan di tengah kondisi Pandemi COVID-19. Untuk itu, adanya  perpanjangan ketentuan relaksasi hingga tahun 2022 oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) patut diapresiasi.

"Kebijakan ini memberikan keleluasaan bagi industri perbankan dalam mengelola risiko kredit dengan lebih baik," ungkapnya.

Herry menuturkan, Bank DKI telah melakukan sejumlah upaya perbaikan rasio kredit bermasalah melalui penagihan kredit secara intensif, pengambilalihan agunan, lelang agunan kredit, restrukturisasi kredit melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan hapus buku.

"Selain pertumbuhan kredit, indikator kinerja keuangan lain tetap menunjukkan kinerja yang positif sebagai pertanda bahwa berbagai kebijakan cepat yang dilakukan sebagai respon Bank DKI atas pandemi COVID-19 menunjukkan hasil yang positif dari tingkat kesehatan maupun bisnis perseroan," ucapnya.

Ia menambahkan, untuk Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank DKI mengalami peningkatan sebesar 28,42 persen (YoY) menjadi Rp 42,98 triliun pada kuartal I 2021. Pertumbuhan DPK tersebut utamanya didorong oleh pertumbuhan giro yang secara YoY meningkat 74,87 persen, sehingga rasio dana murah (CASA Ratio) juga mengalami perbaikan dari sebelumnya 43,54 persen menjadi 47,56 persen.  

"Berbagai pertumbuhan kinerja itu mendorong pertumbuhan total aset Bank DKI sebesar 20,42 persen, dari semula sebesar Rp 46,23 triliun menjadi sebesar Rp 55,68 triliun per Maret 2021. Seiring dengan pertumbuhan bisnis, laba bersih Bank DKI juga terdongkrak naik, per Maret 2021 tercatat sebesar Rp 191,60 miliar, tumbuh 4,16 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Bank DKI Gandeng Masjid dan Musala Penerima Dana BOTI Jadi Merchant JakOne Mobile

Bank DKI Fasilitasi Penyaluran BOTI Hingga Insentif Bagi Imam dan Marbut

Rabu, 26 Mei 2021 3498

Bank DKI Rangkul Komunitas Apartemen Taman Rasuna Perluas Transaksi Nontunai

Bank DKI Ajak Pemilik dan Penghuni Apartemen Gunakan Transaksi Non-Tunai

Jumat, 21 Mei 2021 2335

RSUD Tarakan - Bank DKI Berkolaborasi Optimalkan Pelayanan

RSUD Tarakan-Bank DKI Tingkatkan Kolaborasi Layanan Kesehatan dan Keuangan

Kamis, 20 Mei 2021 2877

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 2246

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 733

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 635

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1397

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1012

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks