Dokumen Menumpuk di Meja Ahok

Rabu, 11 Maret 2015 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Agustian Anas 15812

Tak Masuk Kerja, Empat Tumpuk Dokumen Menanti Ahok

(Foto: Erna Martiyanti)

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama diketahui sakit demam berdarah dengue (DBD) sejak awal pekan ini. Selama dua hari terakhir, mantan Bupati Belitung Timur itu pun absen dari kegiatannya. Alhasil, ratusan dokumen menumpuk di meja kerjanya untuk menunggu disposisi dari orang nomor satu di ibu kota itu.

Salah satu dokumennya ada dari Kemendagri, tapi bukan soal APBD 2015. Ini tentang penganggaran 2016. Kalau paling banyak sih pengaduan warga, soal tanah, minta bantuan, dan dari yayasan

Pantauan beritajakarta.com, setidaknya ada empat tumpukan dokumen yang menjadi pekerjaan rumah (PR) untuk Basuki. Selain dokumen resmi dari Pemprov DKI Jakarta, ada juga yang merupakan dokumen pengaduan warga serta permintaan dana hibah. Setidaknya ada lebih dari 500 dokumen yang tertumpuk baik dari instansi maupun perseorangan.

Tumpukan pertama berupa dokumen permintaan bantuan dari warga, tumpukan kedua berupa dokumen berisi keluh kesah masyarakat tentang ibu kota, tumpukan ketiga berupa pengaduan masyarakat, dan tumpukan keempat merupakan dokumen tembusan kedinasan.

Salah satu Staf Sekretariat Gubernur DKI Jakarta, Maruhal mengatakan, setiap harinya dokumen yang harus ditandatangani oleh Basuki mencapai 200-an. Sebelum masuk ke meja Basuki, isi dari dokumen-dokumen tersebut diringkas oleh staf Tata Usaha. Sehingga Basuki hanya membaca inti dari dokumen yang ada.

"Salah satu dokumennya ada dari Kemendagri, tapi bukan soal APBD 2015. Ini tentang penganggaran 2016. Kalau paling banyak sih pengaduan warga, soal tanah, minta bantuan, dan dari yayasan," ujar Maruhal, di Balaikota, Rabu (11/3).

Tak sedikit dokumen yang menarik untuk dilihat, khususnya yang berada di tumpukan kedua. Banyak warga yang menyampaikan keluh kesah kepada Basuki. Bahkan ada juga yang meminta untuk dijadikan pegawai negeri sipil (PNS) DKI. "Menyampaikan permohonan kepada Bapak Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama agar kiranya saya dapat ditempatkan menjadi PNS di lingkungan DKI," tulis salah satu warga.

Dokumen lainnya seperti penyampaian curahan hati yang membela Tanah Airku Indonesia, agar Hong Kong tidak menjelek-jelekan bangsa Indonesia. Pengaduan Ketua RW yang tidak pernah bayar gaji RT perumahan Green Garden, Kelurahan Kedoya Utara, Kecamatan Kebon Jeruk.

Beberapa yayasan juga mengirimkan surat untuk meminta dana hibah dan bantuan pendanaan terkait kegiatan instansi. Seperti menyampaikan permohonan bantuan dana kegiatan ekspedisi gunung Dana Nepal yang dibutuhkan Rp 14 juta.

BERITA TERKAIT
Ahok Ingin Penyelidikan Hak Angket Transparan

Ahok Ingin Penyelidikan Hak Angket Transparan

Selasa, 10 Maret 2015 9619

Ahok Kena DBD, Ruang Kerja Langsung Difogging

Ahok Kena DBD, Ruang Kerja Langsung Difogging

Senin, 09 Maret 2015 6673

Ahok Terserang DBD, Djarot Perintahkan Foging

Wagub Perintahkan Fogging di Rumah Ahok

Senin, 09 Maret 2015 5471

gub majelis rasullallah

Majelis Rasulullah Dukung Ahok Berantas Korupsi

Jumat, 06 Maret 2015 47676

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2854

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1254

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1044

Gempa kepulauan seribu ist2

Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

Sabtu, 12 September 2026 1186

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 578

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks