Dokumen Menumpuk di Meja Ahok

Rabu, 11 Maret 2015 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Agustian Anas 15434

Tak Masuk Kerja, Empat Tumpuk Dokumen Menanti Ahok

(Foto: Erna Martiyanti)

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama diketahui sakit demam berdarah dengue (DBD) sejak awal pekan ini. Selama dua hari terakhir, mantan Bupati Belitung Timur itu pun absen dari kegiatannya. Alhasil, ratusan dokumen menumpuk di meja kerjanya untuk menunggu disposisi dari orang nomor satu di ibu kota itu.

Salah satu dokumennya ada dari Kemendagri, tapi bukan soal APBD 2015. Ini tentang penganggaran 2016. Kalau paling banyak sih pengaduan warga, soal tanah, minta bantuan, dan dari yayasan

Pantauan beritajakarta.com, setidaknya ada empat tumpukan dokumen yang menjadi pekerjaan rumah (PR) untuk Basuki. Selain dokumen resmi dari Pemprov DKI Jakarta, ada juga yang merupakan dokumen pengaduan warga serta permintaan dana hibah. Setidaknya ada lebih dari 500 dokumen yang tertumpuk baik dari instansi maupun perseorangan.

Tumpukan pertama berupa dokumen permintaan bantuan dari warga, tumpukan kedua berupa dokumen berisi keluh kesah masyarakat tentang ibu kota, tumpukan ketiga berupa pengaduan masyarakat, dan tumpukan keempat merupakan dokumen tembusan kedinasan.

Salah satu Staf Sekretariat Gubernur DKI Jakarta, Maruhal mengatakan, setiap harinya dokumen yang harus ditandatangani oleh Basuki mencapai 200-an. Sebelum masuk ke meja Basuki, isi dari dokumen-dokumen tersebut diringkas oleh staf Tata Usaha. Sehingga Basuki hanya membaca inti dari dokumen yang ada.

"Salah satu dokumennya ada dari Kemendagri, tapi bukan soal APBD 2015. Ini tentang penganggaran 2016. Kalau paling banyak sih pengaduan warga, soal tanah, minta bantuan, dan dari yayasan," ujar Maruhal, di Balaikota, Rabu (11/3).

Tak sedikit dokumen yang menarik untuk dilihat, khususnya yang berada di tumpukan kedua. Banyak warga yang menyampaikan keluh kesah kepada Basuki. Bahkan ada juga yang meminta untuk dijadikan pegawai negeri sipil (PNS) DKI. "Menyampaikan permohonan kepada Bapak Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama agar kiranya saya dapat ditempatkan menjadi PNS di lingkungan DKI," tulis salah satu warga.

Dokumen lainnya seperti penyampaian curahan hati yang membela Tanah Airku Indonesia, agar Hong Kong tidak menjelek-jelekan bangsa Indonesia. Pengaduan Ketua RW yang tidak pernah bayar gaji RT perumahan Green Garden, Kelurahan Kedoya Utara, Kecamatan Kebon Jeruk.

Beberapa yayasan juga mengirimkan surat untuk meminta dana hibah dan bantuan pendanaan terkait kegiatan instansi. Seperti menyampaikan permohonan bantuan dana kegiatan ekspedisi gunung Dana Nepal yang dibutuhkan Rp 14 juta.

BERITA TERKAIT
Ahok Ingin Penyelidikan Hak Angket Transparan

Ahok Ingin Penyelidikan Hak Angket Transparan

Selasa, 10 Maret 2015 9459

Ahok Kena DBD, Ruang Kerja Langsung Difogging

Ahok Kena DBD, Ruang Kerja Langsung Difogging

Senin, 09 Maret 2015 6540

Ahok Terserang DBD, Djarot Perintahkan Foging

Wagub Perintahkan Fogging di Rumah Ahok

Senin, 09 Maret 2015 5328

gub majelis rasullallah

Majelis Rasulullah Dukung Ahok Berantas Korupsi

Jumat, 06 Maret 2015 47525

BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 884

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 805

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1181

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 600

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1112

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks