Dispusip DKI-Perpusnas Gelar Workshop From Trash to Treasure

Sabtu, 28 November 2020 17:42 Aldi Geri Lumban Tobing 1286

(Foto: Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id)

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) DKI Jakarta berkolaborasi dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia melaksanakan kegiatan Workshop Form Trash To Treasure, Sabtu (28/11).

Perpustakaan menjadi suatu wahana inklusif yang bisa memberikan keterampilan kepada masyarakat

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan DKI Jakarta, Wahyu Haryadi mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan secara daring.

Ini merupakan bentuk Dukungan Kegiatan Duta Baca Provinsi DKI Jakarta yang dalam upaya menjaga asa literasi dengan kondisi kenormalan baru atau new normal. Sebanyak 150 orang dengan berbagai profesi dan kota se-Indonesia menjadi peserta.

Peserta diberikan pemahaman seputar pentingnya pemanfaatan sampah sebagai media yang bisa digunakan kembali. Kemudian semangat untuk terus menggali kreativitas melalui kreasi dari sampah untuk dapat dikelola menjadi media edukasi, bernilai, dan bermanfaat.

"Perpustakaan menjadi suatu wahana inklusif yang bisa memberikan keterampilan kepada masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraannya secara mandiri," ungkap Wahyu.

Wahyu menilai, sudah selayaknya perpustakaan daerah terutama di DKI Jakarta terjun secara langsung menjadi media penghubung antara sumber informasi dengan para penggunanya melalui narasumber atau para praktisi muda di bidang daur ulang.

Dia menambahkan, hal ini bisa mengubah cara pandang generasi muda terhadap keberadaan perpustakaan. Karena perpustakaan kini adalah sebuah ruang ketiga tempat kita saling berkoneksi, berjejaring, saling terhubung satu sama lain.

"Sumber informasi perpustakaan kini juga beragam, tidak hanya tecetak dan digital saja, tetapi juga informasi langsung dari para narasumber yang berkompeten dapat diakses secara gratis dan bebas bagi para generasi muda dan masyarakat umum lainnya," tandas Wahyu.

Hadir sebagai narasumber yakni, Edy Fajar (Sociopreneur-Founder Eco Business Indonesia-Global Changes Maker 2020) dan Thomas Balducci (Founder Kakak Adik Konsep, Professional Magician) yang aktif mengedukasi masyarakat melalui sosial media dan juga terjun langsung ke taman bacaan masyarakat.