Sudin Gulkarmat Jakpus Cari Anak Hanyut di BKB

Rabu, 25 November 2020 Reporter: Folmer Editor: Toni Riyanto 2222

Pencarian Bocah Hanyut di Kali BKB Dilanjutkan Esok

(Foto: Folmer)

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat melakukan pencarian seorang anak bernama Ajun (12) yang hanyut di Banjir Kanal Barat (BKB).

Dua tim rescue

Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat, Asril Rizal mengatakan, laporan adanya anak yang hanyut di BKB diterima sekitar pukul 14.30 WIB.

"Usai menerima laporan, dua tim rescue kami langsung bergerak ke lokasi terakhir anak itu terlihat yakni, di sekitar Stasiun Pompa Cideng, Jalan Bakti, Kelurahan Cideng, Kecamatan Gambir," ujarnya, Rabu (25/11).

Asril menjelaskan, setelah melakukan pencarian selama kurang lebih tiga jam di aliran BKB, Ajun belum juga berhasil ditemukan.

"Sampai menjelang Maghrib belum berhasil kami temukan, pencarian akan kami lanjutkan besok," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Jasad Bocah yang Hanyut di Ciliwung Berhasil Ditemukan

Jasad Bocah yang Hanyut di Ciliwung Berhasil Ditemukan

Selasa, 01 Agustus 2017 1902

Pencarian Korban Hanyut di Kali Ciliwung Dilanjutkan

Pencarian Korban Hanyut di Kali Ciliwung Dilanjutkan

Kamis, 23 Februari 2017 3015

BERITA POPULER
Pramono menyampaikan jawaban atas dua Raperda di Rapat Paripurna DPRD DKI

Pramono Sampaikan Jawaban Raperda P4GN dan RPIP

Senin, 19 Januari 2026 11246

Transjakarta Pastikan Seluruh Layanan Kembali Normal

Transjakarta Pastikan Seluruh Layanan Kembali Normal

Minggu, 25 Januari 2026 2292

Transjakarta Perluas Rute Harapan Indah-Pulo Gadung

Waspada Hujan Merata Guyur Jakarta Sepanjang Hari Ini

Rabu, 21 Januari 2026 1170

Tiga Sungai di Jakarta Akan Dinormalisasi Atasi Banjir

Tiga Sungai di Jakarta akan Dinormalisasi

Sabtu, 24 Januari 2026 601

Wali Kota Jakarta Barat meninjau lokasi pengungsian penyintas banjir

Wali Kota Jakbar Pastikan Penanganan Genangan Berjalan Sesuai SOP

Jumat, 23 Januari 2026 737

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks