Wagub Tinjau Pelayanan Kesehatan di Labkesda DKI dan RS Yarsi

Minggu, 11 Oktober 2020 Reporter: Suparni Editor: Toni Riyanto 3786

Wagub Tinjau Pelayanan Kesehatan di Labkesda DKI dan RS Yarsi

(Foto: Istimewa)

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Ariza) meninjau Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi DKI Jakarta dan Rumah Sakit (RS) Yarsi di Cempaka Putih, Jakarta Pusat untuk memastikan pelayanan dan penanggulangan COVID-19 di instansi kesehatan tersebut berjalan dengan lancar. RS Yarsi merupakan salah satu rumah sakit rujukan COVID-19 berdasarkan Kepgub Nomor 987 Tahun 2020.

Kita sampaikan apresiasi,

Dalam kesempatan tersebut, Ariza mengapresiasi pihak Labkesda dan rumah sakit yang telah menyediakan fasilitas terbaik untuk penanganan COVID-19.

"Kami sengaja mendatangi beberapa laboratorium khususnya di Labkesda DKI dan RS Yarsi, kita sampaikan apresiasi kepada kedua instansi tersebut karena telah menyiapkan berbagai fasilitas yang dibutuhkan untuk pasien agar dirawat dengan baik," ujar Ariza, Minggu (11/10), dikutip dari siaran pers PPID Provinsi DKI Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Ariza meninjau langsung proses operasional terkait kondisi laboratorium, tempat isolasi pasien, dan ruang ICU.

"RS Yarsi menyediakan enam ruang ICU, 60 tempat tidur untuk pasien COVID-19, dan yang terisi sudah 44 tempat saat ini. Kami pun menelusuri seluruh proses penanganan COVID-19 yang ada di sini, atas nama Pemprov kami mengapresiasi hal ini atas dukungannya selama ini dalam membantu urusan kesehatan warga Jakarta," terangnya.

Ariza menegaskan, koordinasi dan komunikasi akan terus dilaksanakan agar ketersediaan fasilitas selalu memadai dalam penanganan pasien COVID-19.

"Kita terus berkoordinasi dengan pihak rumah sakit yang dibawah koordinasi Pemprov DKI maupun pemerintahan pusat agar jumlah ketersediaan ruangan isolasi, ICU, dan tempat tidur bisa tetap tersedia sesuai dengan jumlah kebutuhanya," ungkapnya.

Di samping itu, Pemprov DKI juga mengimbau pihak rumah sakit maupun Labkesda baik milik pemerintah atau swasta agar tidak membebani warga, yang ingin tes SWAB/PCR secara mandiri dari segi harga. Wagub Ariza berharap tidak ada pihak rumah sakit yang mematok harga diatas Rp. 900.000.

"Jika ada kedapatan pihak manapun yang masih memungut biaya lebih, silahkan warga melaporkan kepada kami. Mudah-mudahan ini bisa membantu kita semua dalam mengurangi angka penyebaran COVID-19," tandasnya.

Perlu diketahui, saat ini di DKI Jakarta terdapat 58 jejaring laboratorium COVID-19 yang tersebar di seluruh DKI dengan kapasitas mencapai 16.711 sampel per hari. Dalam kunjungan tersebut, turut dihadiri oleh Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan DKI, Weningtyas; Direktur Utama Rumah Sakit Yarsi Cempaka Putih, Mulyadi Muctiar; serta Kepala Labkesda Provinsi DKI Jakarta, Hendra Muryanto.

BERITA TERKAIT
 Pedagang dan Karyawan Pasar Glodok Test Swab

Pedagang Pasar Glodok Ikut Tes Swab

Jumat, 19 Juni 2020 4712

Percepat Pemeriksaan COVID-19, Pemprov DKI Jakarta Ajukan Laboratorium Pendamping Berstatus BSL 2+

Percepat Pemeriksaan COVID-19, Pemprov DKI Jakarta Ajukan Laboratorium Pendamping Berstatus BSL 2+

Jumat, 13 Maret 2020 11673

Tinjau Lokasi Longsor Ciganjur, Wagub Ariza Pastikan Penanganan Dampak Banjir Berjalan Baik

Tinjau Lokasi Longsor Ciganjur, Wagub Pastikan Penanganan Dampak Banjir Berjalan Baik

Minggu, 11 Oktober 2020 2227

BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 880

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 802

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1163

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 599

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1106

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks