Betonisasi Seluruh Jalan Butuh Biaya Tinggi

Kamis, 19 Februari 2015 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Dunih 6056

Betonisasi Seluruh Jalan Butuh Biaya Tinggi

(Foto: doc)

Jika 12 koridor Transjakarta akan dibetonisasi, tidak demikian halnya dengan semua jalan yang tersisa. Pasalnya, selain membutuhkan dana yang tinggi, betonisasi juga memakan waktu yang cukup lama.

Saya tidak ada rencana meninggikan jalan. Airnya yang harus dibenahi

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Yusmada mengatakan, tidak mungkin seluruh jalan di ibu kota dibeton. Karena itu, pihaknya tidak berencana melakukan betonisasi atau peninggian jalan.

"Saya tidak ada rencana meninggikan jalan. Airnya yang harus dibenahi," kata Yusmada, Kamis (19/2).

Dia mengatakan, untuk mengatasi genangan di jalan yang perlu dibenahi adalah drainase atau salurah air. Sehingga saat hujan, air bisa dengan mudah mengalir melalui drainase. Kondisi saat ini, drainase yang ada dinilai tidak mampu menampung curah hujan yang turun.

"Semestinya agar jalan tidak tergenang, drainasenya yang dibenahi," ucapnya.

Menurutnya, Dinas Bina Marga tahun ini tidak berorientasi untuk meninggikan jalan. Namun, penambalan jalan yang berlubang rutin dilakukan. Setidaknya ada sekitar 700 titik jalan berlubang pasca banjir pada awal pekan lalu mulai dilakukan perbaikan secara bertahap.

 

"Sekarang kita tidak berorientasi meninggikan jalan lagi. Kita hanya membuat jalan dengan konstruksi yang kuat. Kalau ada jalan yang tergenang, hilangkan saja airnya," ujarnya.

Diakui Yusmada dengan pembetonan memang membuat kondisi jalan lebih kuat. Tapi, betonisasi tidak bisa dilakukan di semua jalan.

"Yang tahan air kan memang beton. Tapi memang mau dibeton semua jalan di Jakarta? Kalau dibeton semua kan lama. kita manfaatkan saja yang ada sekarang," jelasnya.

Seperti diketahui, pada awal pekan lalu setidaknya ada 107 titik jalan tergenang di ibu kota hingga mengakibatkan rusak dan berlubang. Dinas Bina Marga telah menganggarkan sebesar Rp 250 miliar untuk perbaikan jalan. Masing-masing wilayah mendapatkan alokasi anggaran yakni Rp 40 miliar. Sementara sisanya sebesar Rp 50 miliar untuk melakukan perbaikan jalur khusus bus Transjakarta.

BERITA TERKAIT
jalan_berlubang_ilustrasi_8.jpg

Perbaikan Jalan Berlubang Dilakukan Secara Simultan

Minggu, 15 Februari 2015 7386

Pasca Banjir, DKI Kebut Perbaikan Jalan Rusak

Pasca Banjir, DKI Kebut Perbaikan Jalan Rusak

Jumat, 13 Februari 2015 6604

Basuki Minta Perbaikan Jalan Nasional Dilimpahkan ke DKI

Basuki Minta Perbaikan Jalan Nasional Dilimpahkan ke DKI

Rabu, 28 Januari 2015 4425

Diguyur Hujan, Jalan Rusak Marak di Jakarta Timur

Jalan Berlubang Akibat Genangan Diperbaiki

Senin, 02 Februari 2015 4860

100 Titik Jalan Di Jaksel Rusak

Perbaikan Jalan Terkendala Cuaca

Senin, 16 Februari 2015 4587

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3571

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 737

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 646

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1418

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1034

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks