Animo Warga Jakpus Bercocok Tanam Tinggi

Kamis, 19 Februari 2015 Reporter: Jhon Syah Putra Kaban Editor: Widodo Bogiarto 4961

 Minim Lahan Pertanian, Jakarta Pusat Kembangkan Bercocok Tanam Di Pekarangan

(Foto: Jhon Syah Putra Kaban)

Keterbatasan lahan pertanian ternyata tidak menjadi hambatan bagi warga Jakarta Pusat untuk bercocok tanam. Buktinya permintaan bibit tanaman ke Suku Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan setempat setiap tahun terus meningkat.

Permintaan bibit tanaman dari masyarakat terbilang tinggi. Umumnya mereka berasal dari kelompok-kelompok tani dan dari permintaan RT/ RW

Kepala Seksi Pertanian dan Kehutanan Suku Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan Jakarta Pusat, Willien Bonger Purba mengungkapkan, banyak warga yang memanfaatkan lahan halaman rumahnya untuk bercocok tanam. 

"Permintaan bibit tanaman dari masyarakat terbilang tinggi. Umumnya mereka berasal dari kelompok-kelompok tani dan dari permintaan RT/ RW. Pertanian yang dikembangkan warga berbasis rumah tangga," kata Willien, Kamis (19/2).

Willien menuturkan, untuk lahan yang sempit biasanya ditanami tanaman obat keluarga. Hal ini sangat berguna untuk penghijauan serta menambah gizi makanan.

Menurut Willien, mayoritas warga meminta bibit tanaman produktif yang pendek masa panennya, seperti cabai, terong, jinten, tomat, markisa dan sayuran.

Willien menambahkan, saat ini di wilayahnya terdapat 66 kelompok tani binaan. “Kita berharap ada dampak positif dari warga yang bercocok tanam di halaman rumah, jadi warga lain juga bisa ikut meniru. Dengan begitu lingkungan bisa terlihat lebih hijau dan asri,” tuturnya.

Ke depan pihaknya berencana membangun lahan percontohan bercocok tanam di Jalan Madani Raya Gang T RT 02/05, Johar Baru. Lahan percontohan dengan panjang 100 meter itu merupakan jalan lingkungan.

"Diharapkan warga yang melintas dapat mengetahui keuntungan bertani meski hanya di halaman rumah," pungkasnya.

BERITA TERKAIT
DKI segera Bangun Pasar Induk Ayam

Pemprov DKI Akan Bangun Pasar Induk Ayam

Selasa, 20 Januari 2015 5639

wagub dan PM Thailand

DKI Ingin Tiru Pengelolaan Pariwisata Thailand

Kamis, 05 Februari 2015 6302

 Dinkes DKI Beberkan Bahaya Konsumsi Apel Granny

Dinkes DKI Beberkan Bahaya Konsumsi Apel Granny

Rabu, 28 Januari 2015 10316

Wagub Akan Tata Pasar Induk Jadi Pasar Wisata

Pasar Induk Kramatjati Akan Dikembangkan Jadi Pasar Wisata

Rabu, 04 Februari 2015 11551

harga cabai mulai turun

Harga Cabai Mulai Turun

Rabu, 28 Januari 2015 4519

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7108

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4798

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1867

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2467

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1008

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks