Djarot Minta Warga Bijak Perlakukan Sungai

Rabu, 11 Februari 2015 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Dunih 4027

 Susur Ciliwung, Djarot Kita Lihat Sisi Lain Jakarta

(Foto: Yopie Oscar)

Banjir di Jakarta bukan hanya karena intensitas hujan lebih besar dari biasanya. Tapi, juga karena faktor sampah yang menyumbat aliran sungai hingga membuat sungai meluap. Belajar dari kasus itu, warga Jakarta diminta lebih arif dan bijak memperlakukan sungai agar keberadaannya tidak menjadi sumber musibah.

Ini mengajarkan pada kita supaya kita arif, bijak dan ramah untuk memperlakukan air dan sungai-sungai. Cara pandang kita dirubah dari hanya berpandangan daratan, kita harus memanfaatkan anugerah air ini

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidajat mengatakan, permasalahan sampah menjadi salah satu faktor terjadinya banjir. Namun, untuk merubah pola masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai masih cukup sulit.

"Yang kita dapatkan banyak sampah dari atas. Ada sampah pohon pisang, sampah rumah tangga, tapi sebagian besar itu sudah bersih. Karena tiap hari kita akan kontrol betul. Sampah-sampah itu pasti akan menganggu aliran air," ujarnya saat menyusuri Sungai Ciliwung, Rabu (11/2).

Menurut Djarot, dirinya juga mendapatkan pelajaran lain dari susur Sungai Ciliwung yang dilakukan, yakni harus lebih arif dan bijak dalam memperlakukan air. Menurutnya, air harus dikelola dengan baik agar tidak menjadi musibah bagi warga ibu kota.

"Ini mengajarkan pada kita supaya kita arif, bijak dan ramah untuk memperlakukan air dan sungai-sungai. Cara pandang kita dirubah dari hanya berpandangan daratan, kita harus memanfaatkan anugerah air ini," katanya.

Sementara itu, untuk warga yang bermukim di bantaran sungai pihaknya akan merelokasi ke tempat yang lebih aman. Pasalnya, Pemprov DKI Jakarta bersama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan melakukan normalisasi Sungai Ciliwung.

"Kami Pemprov DKI membangun rusunawa untuk bisa memindahkan mereka yang hidup di tempat tidak layak dan tidak manusiawi. Jadi itu yang kita lakukan untuk menata hunian di Jakarta," jelasnya.

Pihaknya juga bekerjasama dengan TNI untuk membersihkan sampah di sepanjang Sungai Ciliwung. Kerjasama yang dilakukan berlangsung sejak Desember 2014 hingga akhir 2015 mendatang.

"Kalau kita melakukan penataan tidak bisa sepotong-sepotong, tidak konsisten dan tidak berkelanjutan. Harus berkesninambunganan," tegasnya.

BERITA TERKAIT
Susuri Ciliwung, Perahu Karet Djarot Tersangkut Sampah

Wagub Susuri Ciliwung Naik Perahu Karet

Rabu, 11 Februari 2015 4897

Ciliwung Meluap, Warga Mulai Mengungsi

Ciliwung Meluap, Warga Mulai Mengungsi

Senin, 09 Februari 2015 5484

Saluran Air di Depan RSUD Budi Asih Tersumbat Matrial Bekas

Saluran Air di Jl Dewi Sartika Tersumbat

Kamis, 05 Februari 2015 4033

gorong gorong tersumbat tanah

Gorong-gorong Kali Sunter Tersumbat

Jumat, 31 Oktober 2014 6928

rawabuaya_banjir_moan.jpg

Korban Banjir Cengkareng Kembali Mengungsi

Minggu, 23 Februari 2014 3805

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7146

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4835

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2363

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2537

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1190

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks