Dispora Minta Pesepeda Bawa Masker Cadangan

Sabtu, 27 Juni 2020 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Toni Riyanto 2689

Dispora Minta Pesepeda Bawa Masker Cadangan

(Foto: doc)

Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta meminta para pesepeda untuk senantiasa menyiapkan atau membawa masker cadangan saat melakukan aktivitas.

Kalau tidak diganti terjadi kelembapan

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Achmad Firdaus mengatakan, saat melakukan aktivitas olahraga, masker akan mudah basah terkena keringat.

"Kalau tidak diganti terjadi kelembapan di masker karena tertutup keringat," ujarnya, Sabtu (27/6).

Firdaus menjelaskan, warga juga diminta tidak memforsir kondisi fisik saat melakukan olahraga bersepeda atau mengayuh sepeda hingga berkecepatan tinggi. Sehingga, bisa mengalami kendala kesulitan bernafas karena menggunakan masker.

"Masker akan lebih aman digunakan apabila sedang bersepeda dengan intensitas rendah dan sedang," terangnya.

Ia menambahkan, ada beberapa indikator untuk membedakan level intensitas saat bersepeda. Indikator intensitas rendah yaitu pada saat olahraga seseorang masih dapat bernyanyi dan berbicara dengan jelas.

"Untuk indikator intensitas sedang, orang masih dapat berbicara dengan jelas tapi sulit bernyanyi saat berolahraga. Kemudian, indikator intensitas tinggi di mana seseorang tidak bisa berbicara maupun sulit bernyanyi ketika berolahraga," bebernya.

Menurutnya, penggunaan atau pemakaian masker saat bersepeda merupakan hasil konsultasi pihaknya dengan para ahli yang melibatkan dokter spesialis penyakit menular, dokter spesialis paru, dokter spesialis keolahragaan, komunitas sepeda, komunitas atletik dan sebagainya.

"Kalau untuk komunitas sepeda sebetulnya mereka sudah biasa memakai masker, karena bertujuan untuk menjaring polusi kendaraan saat berada di jalan raya," ungkapnya.

Firdaus menuturkan, masyarakat yang berolahraga sepeda untuk memakai helm atau pelindung kepala serta menjaga jarak antar pesepeda. Untuk kecepatan 30 kilometer per jam jarak aman 20 meter, kemudian kecepatan 14 kilometer per jam jarak aman lima meter, sedangkan untuk kecepatan 8 kilometer per jam jarak aman dua meter.

"Tetap memakai masker selama berolahraga dan dapat membuka atau menutup kembali secara berkala setiap 15 menit sekali," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Rekan Indonesia Dukung Lokasi Olahraga Saat Akhir Pekan Diperbanyak

Rekan Indonesia Dukung Lokasi Olahraga Saat Akhir Pekan Diperbanyak

Jumat, 26 Juni 2020 2748

Minggu, Pemkot Jaktkm Gelar HBKB di Lima Lokasi

Ini Lintasan Khusus Pesepeda di Jaktim

Jumat, 26 Juni 2020 2527

 Ini 32 Lokasi Pengganti HBKB di Jalan Sudirman-MH Thamrin

Ini 32 Lokasi Pengganti HBKB di Jalan Sudirman-MH Thamrin

Kamis, 25 Juni 2020 2322

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7096

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4786

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1762

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2431

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 960

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks