Kisah Sukses Widyani Berjualan Bakso Kemasan di Tengah Pandemi

Sabtu, 23 Mei 2020 Reporter: TP Moan Simanjuntak Editor: Andry 4728

Widyani, UKM Binaan Sudin KPKP Jaksel Ditengah Covid 19 Mandiri Produksi Bakso

(Foto: TP Moan Simanjuntak)

Beragam cara dilakukan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup yang semakin sulit di masa pandemi COVID-19. 

Seminggu saya bisa membuat bakso dua kali. Sekali buat bisa sampai delapan kilogram atau 400 butir bakso

Salah satunya dengan memproduksi bakso secara mandiri seperti yang dilakukan Widyani Fitri (50), warga Jalan Kubis III, Nomor 102, Blok A, RT 06/06, Kelurahan Pulo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Berbekal pelatihan membuat bakso, wanita yang terdaftar sebagai Industri Kecil Menegah (IKM) binaan Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Selatan ini mampu meraup keuntungan dengan berjualan bakso kemasan dari rumah.

"Sebelum virus Corona merebak, saya berdagang bakso di pasar. Bakso yang saya jual bukan buatan sendiri, tapi beli dari orang lain. Semenjak diberlakukannya PSBB, saya tidak bisa lagi berjualan dan menganggur di rumah," katanya kepada Beritajakarta.id, Sabtu (23/5).

Di tengah kondisi itu, Widyani memutuskan untuk memproduksi bakso dan memasarkannya secara online dari rumah. Dibantu anak dan suaminya, bakso buatannya yang diberi nama Bakso Cerewet ini bisa diproduksi dua kali dalam sepekan.

"Seminggu saya bisa membuat bakso dua kali. Sekali buat bisa sampai delapan kilogram atau 400 butir bakso. Kemudian bakso itu saya kemas dalam plastik. Di setiap bungkus kemasan, bakso buatan saya berisi 20 butir," terangnya.

Berkat kerja keras dan kegigihannya itu, Widyani mengaku semakin banyak menerima pesanan dari usaha bakso kemasan yang diproduksinya di rumah. Jika dibandingkan saat masih berjualan bakso di pasar, keuntungannya meningkat hingga 70 persen.

"Nantinya saat PSBB selesai, saya tidak perlu lagi beli bakso untuk berdagang karena sudah bisa produksi sendiri. Saya ucapkan terima kasih pada Sudin KPKP Jakarta Selatan atas pelatihan yang diberikan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pengalaman Perawat di Koja Mulai dari Disoraki hingga Digoda Pasien

Kisah Anggota Tim Penyelidikan Epidemiologi COVID-19 di Koja

Sabtu, 18 April 2020 9628

Cerita Kekhawatiran Dewi Tangani Pasien COVID-19

Cerita Pengorbanan Dewi Tangani Pasien COVID-19

Minggu, 19 April 2020 4199

BERITA POPULER
750 Warga Terima Bantuan Sosial di Terminal Bus Kampung Rambutan

Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako

Rabu, 17 Juni 2026 5839

IMG COM 202606161328598850

TMR Ramai Dikunjungi Wisatawan

Selasa, 16 Juni 2026 1634

Cuaca hujan ringan dessy doc

Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Sore Ini

Minggu, 14 Juni 2026 1518

Gubernur pramono haul habaib otoy

Beri Penghormatan Tokoh Betawi, Pemprov DKI Gelar Haul Akbar Ulama dan Habaib di Monas

Jumat, 19 Juni 2026 560

Rano Karno Buka Discover Betawi Art & Culture di Hotel Borobudur 3

Rano Resmi Buka Discover Betawi Art and Culture 2026

Jumat, 19 Juni 2026 510

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks