Kisah Sukses Widyani Berjualan Bakso Kemasan di Tengah Pandemi

Sabtu, 23 Mei 2020 Reporter: TP Moan Simanjuntak Editor: Andry 4925

Widyani, UKM Binaan Sudin KPKP Jaksel Ditengah Covid 19 Mandiri Produksi Bakso

(Foto: TP Moan Simanjuntak)

Beragam cara dilakukan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup yang semakin sulit di masa pandemi COVID-19. 

Seminggu saya bisa membuat bakso dua kali. Sekali buat bisa sampai delapan kilogram atau 400 butir bakso

Salah satunya dengan memproduksi bakso secara mandiri seperti yang dilakukan Widyani Fitri (50), warga Jalan Kubis III, Nomor 102, Blok A, RT 06/06, Kelurahan Pulo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Berbekal pelatihan membuat bakso, wanita yang terdaftar sebagai Industri Kecil Menegah (IKM) binaan Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Selatan ini mampu meraup keuntungan dengan berjualan bakso kemasan dari rumah.

"Sebelum virus Corona merebak, saya berdagang bakso di pasar. Bakso yang saya jual bukan buatan sendiri, tapi beli dari orang lain. Semenjak diberlakukannya PSBB, saya tidak bisa lagi berjualan dan menganggur di rumah," katanya kepada Beritajakarta.id, Sabtu (23/5).

Di tengah kondisi itu, Widyani memutuskan untuk memproduksi bakso dan memasarkannya secara online dari rumah. Dibantu anak dan suaminya, bakso buatannya yang diberi nama Bakso Cerewet ini bisa diproduksi dua kali dalam sepekan.

"Seminggu saya bisa membuat bakso dua kali. Sekali buat bisa sampai delapan kilogram atau 400 butir bakso. Kemudian bakso itu saya kemas dalam plastik. Di setiap bungkus kemasan, bakso buatan saya berisi 20 butir," terangnya.

Berkat kerja keras dan kegigihannya itu, Widyani mengaku semakin banyak menerima pesanan dari usaha bakso kemasan yang diproduksinya di rumah. Jika dibandingkan saat masih berjualan bakso di pasar, keuntungannya meningkat hingga 70 persen.

"Nantinya saat PSBB selesai, saya tidak perlu lagi beli bakso untuk berdagang karena sudah bisa produksi sendiri. Saya ucapkan terima kasih pada Sudin KPKP Jakarta Selatan atas pelatihan yang diberikan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pengalaman Perawat di Koja Mulai dari Disoraki hingga Digoda Pasien

Kisah Anggota Tim Penyelidikan Epidemiologi COVID-19 di Koja

Sabtu, 18 April 2020 9847

Cerita Kekhawatiran Dewi Tangani Pasien COVID-19

Cerita Pengorbanan Dewi Tangani Pasien COVID-19

Minggu, 19 April 2020 4333

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7117

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4806

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1916

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2477

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1024

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks