Kisah Sukses Widyani Berjualan Bakso Kemasan di Tengah Pandemi

Sabtu, 23 Mei 2020 Reporter: TP Moan Simanjuntak Editor: Andry 4672

Widyani, UKM Binaan Sudin KPKP Jaksel Ditengah Covid 19 Mandiri Produksi Bakso

(Foto: TP Moan Simanjuntak)

Beragam cara dilakukan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup yang semakin sulit di masa pandemi COVID-19. 

Seminggu saya bisa membuat bakso dua kali. Sekali buat bisa sampai delapan kilogram atau 400 butir bakso

Salah satunya dengan memproduksi bakso secara mandiri seperti yang dilakukan Widyani Fitri (50), warga Jalan Kubis III, Nomor 102, Blok A, RT 06/06, Kelurahan Pulo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Berbekal pelatihan membuat bakso, wanita yang terdaftar sebagai Industri Kecil Menegah (IKM) binaan Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Selatan ini mampu meraup keuntungan dengan berjualan bakso kemasan dari rumah.

"Sebelum virus Corona merebak, saya berdagang bakso di pasar. Bakso yang saya jual bukan buatan sendiri, tapi beli dari orang lain. Semenjak diberlakukannya PSBB, saya tidak bisa lagi berjualan dan menganggur di rumah," katanya kepada Beritajakarta.id, Sabtu (23/5).

Di tengah kondisi itu, Widyani memutuskan untuk memproduksi bakso dan memasarkannya secara online dari rumah. Dibantu anak dan suaminya, bakso buatannya yang diberi nama Bakso Cerewet ini bisa diproduksi dua kali dalam sepekan.

"Seminggu saya bisa membuat bakso dua kali. Sekali buat bisa sampai delapan kilogram atau 400 butir bakso. Kemudian bakso itu saya kemas dalam plastik. Di setiap bungkus kemasan, bakso buatan saya berisi 20 butir," terangnya.

Berkat kerja keras dan kegigihannya itu, Widyani mengaku semakin banyak menerima pesanan dari usaha bakso kemasan yang diproduksinya di rumah. Jika dibandingkan saat masih berjualan bakso di pasar, keuntungannya meningkat hingga 70 persen.

"Nantinya saat PSBB selesai, saya tidak perlu lagi beli bakso untuk berdagang karena sudah bisa produksi sendiri. Saya ucapkan terima kasih pada Sudin KPKP Jakarta Selatan atas pelatihan yang diberikan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pengalaman Perawat di Koja Mulai dari Disoraki hingga Digoda Pasien

Kisah Anggota Tim Penyelidikan Epidemiologi COVID-19 di Koja

Sabtu, 18 April 2020 9560

Cerita Kekhawatiran Dewi Tangani Pasien COVID-19

Cerita Pengorbanan Dewi Tangani Pasien COVID-19

Minggu, 19 April 2020 4159

BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 890

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 818

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1190

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1140

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 609

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks