Perketat PSBB Guna Cegah Peningkatan Kasus COVID-19, Anies Imbau Jaga Kedisiplinan

Jumat, 01 Mei 2020 Reporter: Rezki Apriliya Iskandar Editor: Toni Riyanto 2907

Perketat PSBB Guna Cegah Peningkatan Kasus COVID-19, Anies Imbau Jaga Kedisiplinan

(Foto: Istimewa)

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menggelar rapat evaluasi bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DKI Jakarta guna membahas evaluasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap pertama yang berakhir minggu lalu dan pemantapan PSBB tahap kedua.

Jakarta belum merdeka dari COVID-19

Seperti diketahui, sejak diberlakukannya PSBB di DKI Jakarta, sedikit demi sedikit berdampak pada penurunan jumlah kasus baru COVID-19. Kendati demikian, Anies mengimbau agar warga tetap disiplin dan mematuhi aturan PSBB.

"Perlu digarisbawahi, meski beberapa hari ini terlihat ada penurunan (jumlah kasus), tetapi ini tidak boleh diartikan PSBB-nya kendor. Harus kita lebih disiplin, lebih ketat, karena masih ditemukan kasus-kasus positif di masyarakat," ujar Anies usai menggelar rapat evaluasi bersama Forkopimda di Pendopo Balai Kota Jakarta, Jumat (1/5) malam, seperti dikutip dari siaran pers PPID Provinsi DKI Jakarta.

Anies juga mengimbau masyarakat untuk mengurangi interaksi, mengurangi berkegiatan di luar, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta memakai masker saat beraktivitas di luar rumah. Jika dilakukan secara dengan konsisten, diharapkan mampu mencegah adanya gelombang kedua pandemi ini di Jakarta.

"Ke depan kami imbau ke seluruh masyarakat untuk lebih menaati (aturan PSBB). Kegiatan sosial, kegiatan ekonomi, kegiatan budaya, kegiatan agama, sebisa mungkin dilakukan di rumah. Bukan dilakukan bersama-sama, berkelompok di masyarakat," terangnya.

Pemprov DKI Jakarta hingga kini terus proaktif mengeluarkan berbagai kebijakan dalam penanganan COVID-19. Seperti, kampung siaga COVID-19, produksi massal masker, perketat dan pemberian sanksi pelanggar PSBB, serta memperbanyak dan menambah rapid test di masyarakat.

"Jadi, adanya peristiwa penurunan beberapa hari ini tidak boleh diartikan sebagai sudah selesai. Ini belum selesai, Jakarta belum merdeka dari COVID-19. Kita masih harus bertempur dengan COVID, maka jangan kendor," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pemprov DKI Siapkan 3 Langkah Antisipasi Sebaran dan Pertahanan di Masa Pandemi Covid-19

Pemprov DKI Siapkan Tiga Langkah Antisipasi Sebaran dan Pertahanan di Masa Pandemi COVID-19

Jumat, 01 Mei 2020 3427

Pemprov DKI Akan Distribusikan Masker Kain Gratis Kepada Seluruh Warga Jakarta

Pemprov DKI akan Distribusikan Masker Kain Gratis kepada Seluruh Warga

Rabu, 29 April 2020 2903

Perpanjangan Penerapan PSBB di Ibukota Diapresiasi

Perpanjangan PSBB di Jakarta Dinilai Tepat

Kamis, 23 April 2020 2919

Pemprov DKI Terima 2.000 Unit Alat Rapid Test untuk Ibu Hamil dari Siloam Group

Pemprov DKI Terima 2.000 Unit Alat Rapid Test untuk Ibu Hamil dari Siloam Group

Selasa, 28 April 2020 2452

159 Perusahaan Langgar Aturan PSBB di Jakpus Ditindak

159 Perusahaan Langgar Aturan PSBB di Jakpus Ditindak

Jumat, 01 Mei 2020 4492

BERITA POPULER
IMG 20260309 WA0093

Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

Senin, 09 Maret 2026 6507

Mudik Terminal Kampung Rambutan otoy

Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

Kamis, 12 Maret 2026 1863

IMG 20260308 WA0075

PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

Minggu, 08 Maret 2026 1161

IMG 20260309 131649

Pemprov DKI dan BPOM Intensifkan Pengawasan Keamanan Pangan

Senin, 09 Maret 2026 1033

Aplikasi qris transjakarta gery ist

Transjakarta Adopsi Teknologi QRIS Tap Lewat Aplikasi BRImo

Rabu, 11 Maret 2026 685

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks