Kabel Listrik PJU di Jakpus akan Diperbarui

Rabu, 29 Januari 2020 Reporter: Bimo Setiyadi Editor: Rio Sandiputra 2558

Kabel Listrik PJU di Jakpus akan Diperbarui

(Foto: doc)

Jumlah titik lampu di Jakarta Pusat ada 29.700 titik, dan 30 persen dari jumlah tersebut ada yang usia kabelnya sudah harus diganti,

Suku Dinas Bina Marga Jakarta Pusat sedang melakukan pendataan instalasi listrik dari lampu penerangan jalan umum (PJU). Dari pendataan itu, nantinya kabel yang rusak dan lawas segera dilakukan penggantian.

Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Pusat, Rakim Sastranegara mengatakan, penggantian kabel atau alat penunjang lainnya merupakan bagian dari fungsi pemeliharaan PJU.

"Jumlah titik lampu di Jakarta Pusat ada 29.700 titik, dan 30 persen dari jumlah tersebut ada yang usia kabelnya sudah harus diganti," ujar Rakim, Rabu (29/1).

Menurutnya, penggantian untuk mengoptimalkan pelayanan penerangan jalan kepada masyarakat. Selain itu juga karena memperhatikan faktor keamanan, apalagi terdapat kabel yang sudah berusia 10 tahun.

"Penggantian kabel menghindari terjadinya korsleting listrik. Kita data, kalau ada kabel usang pasti kita ganti," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Sudin PE Jaktim Tambah 7.732 Lampu PJU

Sudin PE Jaktim Tambah 7.732 Lampu PJU

Jumat, 27 Desember 2019 3918

Sudin Bina Marga Jakarta Pusat Perbaiki 328 Jalan Rusak Pasca Diguyur Hujan

Sudin Bina Marga Jakpus Perbaiki 328 Titik Jalan Rusak

Selasa, 28 Januari 2020 3105

BERITA POPULER
IMG 20260319 191414

PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

Kamis, 19 Maret 2026 2319

IMG 20260319 WA0000

Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

Kamis, 19 Maret 2026 2309

Mudik gratis pemprov rezap

Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

Selasa, 17 Maret 2026 1694

Car free night sarinah otoy

Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran

Kamis, 19 Maret 2026 971

IMG 20260314 160842

150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

Sabtu, 14 Maret 2026 1742

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks