Pemkot Jakpus Kembangkan Budidaya Maggot untuk Reduksi Sampah

Selasa, 21 Januari 2020 Reporter: Bimo Setiyadi Editor: Rio Sandiputra 3478

Pemkot Jakarta Pusat Kembangkan Budidaya Maggot Untuk Kurangi Sampah

(Foto: Bimo Setiyadi)

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat meresmikan rumah maggot di kolong rel kereta api, Kelurahan Gondangdia, Kecamatan Menteng. Maggot atau larva dinilai mampu mengurangi sampah.

Secara fungsional dapat mereduksi sampah sangat efektif khususnya di lingkungan perumahan. Kita akan fasilitasi terus, kita lihat sudah sangat berhasil

Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asekbang) Pemerintah Kota Jakarta Pusat, Bakwan Ferizan Ginting mengatakan, inovasi Forum Masyarakat Peduli Lingkungan (Formapel) Kecamatan Menteng tentang metode reduksi sampah dengan maggot harus dikembangkan. 

Menurut Bakwan, metode ini bisa secara signifikan mengurangi sampah, khususnya sampah basah. Berdasarkan laporan Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Pusat, reduksi sampah di Jakarta Pusat mencapai 11 persen dan masih ada sembilan persen lagi yang direduksi. 

"Salah satu cara efektif dengan maggot ini. Budidaya ini akan kita kembangkan terus di Jakarta Pusat," kata Bakwan, Selasa (21/1).

Bakwan menyatakan akan mengembangkan inovasi tersebut secara simultan ke bank-bank sampah, Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA), tiap kecamatan, kelurahan dan RW.

"Secara fungsional dapat mereduksi sampah sangat efektif khususnya di lingkungan perumahan. Kita akan fasilitasi terus, kita lihat sudah sangat berhasil," ungkapnya.

Ketua Formapel Kecamatan Menteng, Hendra Kurnia menuturkan, budidaya ulat maggot ini telah berjalan sejak dua bulan lalu. 

"Budidaya ini cukup efektif, dia (maggot) bisa menghabiskan cukup banyak sampah organik dalam waktu 24 jam," jelasnya.

Sebanyak 10 kilogram maggot bisa mengurai sampah organik seberat 30 kilogram. Selain untuk mengurai sampah, telur maggot juga dapat dijual.

"Larva maggot bisa untuk pakan ternak, larva yang diolah kering bisa untuk pelet ayam, sedangkan kotoran maggot bisa jadi pupuk terbaik untuk tanaman konvensional," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pemkot Jaksel Tingkatkan Sosialisasi Kantong Belanja Ramah Lingkungan

Pemkot Jaksel Tingkatkan Sosialisasi Kantong Belanja Ramah Lingkungan

Selasa, 21 Januari 2020 2507

Sudin LH Jakbar Budidaya Larva Maggot Urai Sampah Makanan

Sudin LH Jakbar Budidaya Larva Maggot Urai Sampah Makanan

Kamis, 19 September 2019 3270

 Pasar Tebet Barat dan Timur Menjadi Pionir Pengurangan Plastik di Jaksel

28 Pedagang Pasar Tebet Barat Ikuti Sosialisasi Pergub 142/2019

Selasa, 21 Januari 2020 2873

BERITA POPULER
Pjj ist

Pemprov DKI Perpanjang PJJ Sampai 8 September

Senin, 07 September 2026 7215

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy (5)

Ini Pemicu Kenaikan Harga Cabai Rawit Merah di Jakarta

Selasa, 08 September 2026 2121

Layanan transjakarta otoy 1

Pramono Imbau Warga Proaktif Urus Kartu Layanan Transportasi Gratis

Selasa, 08 September 2026 1553

TJ Kelola Angkutan Laut jati

Angkutan Laut Transjakarta Perkuat Konektivitas Kepulauan Seribu

Jumat, 04 September 2026 2799

Enam Mobil Tangki Dikerahkan Semprot Sejumlah Trotoar di Jaktim

Enam Mobil Tangki Air Bersihkan Abu Vulkanik di Sejumlah Ruas Jalan di Jaktim

Minggu, 06 September 2026 2093

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks