Pemkot Jakpus Kembangkan Budidaya Maggot untuk Reduksi Sampah

Selasa, 21 Januari 2020 Reporter: Bimo Setiyadi Editor: Rio Sandiputra 3414

Pemkot Jakarta Pusat Kembangkan Budidaya Maggot Untuk Kurangi Sampah

(Foto: Bimo Setiyadi)

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat meresmikan rumah maggot di kolong rel kereta api, Kelurahan Gondangdia, Kecamatan Menteng. Maggot atau larva dinilai mampu mengurangi sampah.

Secara fungsional dapat mereduksi sampah sangat efektif khususnya di lingkungan perumahan. Kita akan fasilitasi terus, kita lihat sudah sangat berhasil

Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asekbang) Pemerintah Kota Jakarta Pusat, Bakwan Ferizan Ginting mengatakan, inovasi Forum Masyarakat Peduli Lingkungan (Formapel) Kecamatan Menteng tentang metode reduksi sampah dengan maggot harus dikembangkan. 

Menurut Bakwan, metode ini bisa secara signifikan mengurangi sampah, khususnya sampah basah. Berdasarkan laporan Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Pusat, reduksi sampah di Jakarta Pusat mencapai 11 persen dan masih ada sembilan persen lagi yang direduksi. 

"Salah satu cara efektif dengan maggot ini. Budidaya ini akan kita kembangkan terus di Jakarta Pusat," kata Bakwan, Selasa (21/1).

Bakwan menyatakan akan mengembangkan inovasi tersebut secara simultan ke bank-bank sampah, Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA), tiap kecamatan, kelurahan dan RW.

"Secara fungsional dapat mereduksi sampah sangat efektif khususnya di lingkungan perumahan. Kita akan fasilitasi terus, kita lihat sudah sangat berhasil," ungkapnya.

Ketua Formapel Kecamatan Menteng, Hendra Kurnia menuturkan, budidaya ulat maggot ini telah berjalan sejak dua bulan lalu. 

"Budidaya ini cukup efektif, dia (maggot) bisa menghabiskan cukup banyak sampah organik dalam waktu 24 jam," jelasnya.

Sebanyak 10 kilogram maggot bisa mengurai sampah organik seberat 30 kilogram. Selain untuk mengurai sampah, telur maggot juga dapat dijual.

"Larva maggot bisa untuk pakan ternak, larva yang diolah kering bisa untuk pelet ayam, sedangkan kotoran maggot bisa jadi pupuk terbaik untuk tanaman konvensional," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pemkot Jaksel Tingkatkan Sosialisasi Kantong Belanja Ramah Lingkungan

Pemkot Jaksel Tingkatkan Sosialisasi Kantong Belanja Ramah Lingkungan

Selasa, 21 Januari 2020 2435

Sudin LH Jakbar Budidaya Larva Maggot Urai Sampah Makanan

Sudin LH Jakbar Budidaya Larva Maggot Urai Sampah Makanan

Kamis, 19 September 2019 3192

 Pasar Tebet Barat dan Timur Menjadi Pionir Pengurangan Plastik di Jaksel

28 Pedagang Pasar Tebet Barat Ikuti Sosialisasi Pergub 142/2019

Selasa, 21 Januari 2020 2823

BERITA POPULER
IMG 20260714 WA0016

Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

Selasa, 14 Juli 2026 7235

Perlintasan kereta dok 1

Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

Kamis, 16 Juli 2026 1979

Ima mahdia dprd dki

DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

Selasa, 14 Juli 2026 1874

Kebakaran pondok bambu

Kebakaran di Spark Sport Academy Pondok Bambu Berhasil Dipadamkan

Senin, 20 Juli 2026 697

Reza dan Nadya Siap Promosikan Pariwisata Berkelanjutan Kepulauan Seribu

Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

Minggu, 19 Juli 2026 823

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks