Perumda Pasar Jaya Bakal Terapkan Pengolahan Sampah Organik

Rabu, 18 Desember 2019 Reporter: Wuri Setyaningsih Editor: Budhy Tristanto 3225

Perumda Pasar Jaya Akan Terapkan Pengolahan Sampah Organik

(Foto: doc)

Perumda Pasar Jaya bersama PD Dharma Jaya dan PT Arsari Enviro Industri, akan mengolah sampah organik dari Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.

Penanganan sampah nantinya akan dimulai di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur,

Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Arief Nasrudin mengatakan, pengelolaan sampah organik dalam pengembangan produksi protein hewani dan pupuk hayati nantinya berbasis biokonversi BSF ( Black Soldier Fly).

"Penanganan sampah nantinya akan dimulai di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur. Di sana potensi sampahnya sampai 80 ton sehari, jumlah ini cukup besar dan kalau sukses maka akan kita tingkatkan lagi ke 500 ton," ujarnya, Rabu (18/12).

Dijelaskan Arief, manfaat teknologi ini dapat memberikan solusi pengolahan sisa bahan organik, memperoleh nilai ekonomis dan mengurangi beban volume di TPA Bantar Gebang.

Untuk jenis limbah yang dapat diproses antara lain sampah rumah tangga, sisa buah dan sayuran, limbah industri dan makanan, sisa kegiatan pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan limbah rumah potong. Produk yang dapat dihasilkan dari pengelohaan biokonversi antara lain pupuk cair organik, kompos organik dan maggot sebagai pakan ternak.

“Untuk operasional model -1 ton per hari diperlukan lahan khusus 300 meter persegi, kita akan mulai di lokasi pasar yang memungkinkan dari sisi tanah,” terangnya.

Adapun keunggulan dalam biokonvensi BSF ini antara lain menghasilkan protein dan lemak, terdapat kandungan bio-stimulant dari larva. Pupuk yang dihasilkan lebih ramah lingkungan, dapat diproses lebih lanjut untuk bahan bio-industry dan maggot dapat dijadikan bio fuel.

Dengan MoU ini, sambung Arief, diharapkan bisa menjadi solusi penanganan sampah yang ada di DKI Jakarta. Saat ini menurutnya Pasar Jaya sendiri saja bisa memproduksi sampah hingga 600 ton dalam sehari dari 153 lokasi pasar yang ada di Jakarta. Sehingga menurutnya inovasi ini diharapkan bisa menjadi solusi dalam penanganan sampah.

"Kita harapan kita kedepannya bisa menangani sampah 5000 ton sehari yang ada di seluruh Jakarta,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Perumda Pasar Jaya Perkuat Distribusi Pangan di 2020

Perumda Pasar Jaya Terus Perkuat Distribusi Pangan

Senin, 25 November 2019 2407

BP BUMD Apresiasi Penetapan PMD Saat Rapat KUA-PPAS 2020

Ini Keputusan DPRD Terkait Rancangan KUA-PPAS PMD BUMD

Rabu, 27 November 2019 2329

Perumda Pasar Jaya Perkuat Distribusi Pangan di 2020

Perumda Pasar Jaya Terus Perkuat Distribusi Pangan

Senin, 25 November 2019 2407

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9274

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3233

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3659

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1949

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1518

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks