Rabu, 26 Februari 2014
Reporter: Rio Sandiputra
Editor: Lopi Kasim
2615
(Foto: doc)
Di tengah guyuran hujan lebat yang mengguyur wilayah DKI Jakarta, sebuah gudang sekaligus toko agen makanan ringan Aceng Begeng, di Jl Menteng Wadas Timur, Pasar Manggis, Jakarta Selatan hangus terbakar, Rabu (26/2) sore. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Sementara kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
"Tadi sekitar jam 17.20, ada asap mengepul dari lantai 2 agen makanan ringan itu," ujar Gani, salah satu warga dan saksi mata di lokasi kebakaran, Rabu (26/2).
Dikatakan Gani, api awalnya berada di lantai atas toko namun dengan cepat menyambar tumpukan kardus-kardus bekas makanan. Api kemudian cepat membesar dan langsung menghanguskan lantai bagian atas. "Tadi juga masih banyak pembeli disitu. Langsung berhamburan keluar toko," ungkapnya.
Mengetahui peristiwa itu, warga sekitar mencoba memadamkan api. Namun tidak berhasil lantaran api dengan cepat menghanguskan toko. 15 menit kemudian mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi."Tidak bisa karena banyak kardus dan plastik jadi cepat besar apinya," ucap Gani.
Sebanyak 20 unit mobil pemadam kebakaran baik dari Suku Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar dan PB) Jakarta Selatan serta Dinas Damlkar dan PB DKI Jakarta dikerahkan untuk memadamkan kobaran api agar tidak merambat ke sekitar lokasi yang padat penduduk.
Kapolsek Tebet AKBP, Tri Suhartanto mengatakan, karena kesigapan petugas dibantu warga api bisa dipadamkan 1 jam kemudian. "Karena kerjasama antara warga dan petugas sehingga api cepat dipadamkan dan tidak merembet ke rumah penduduk lainnya," terangnya.
Dikatakan Tri, tidak ada korban jiwa mapun luka-luka dalam kejadian ini. Namun, kerugian ditaksir mencapai Rp 100 juta lebih. "Tidak ada korban jiwa, hanya kerugian material. Ada gudang dan toko yang punya 1 orang," tuturnya.
Hingga kini, tambah Tri, pihaknya masih melakukan penyelidikan penyebab pasti kebakaran. "Kita dalami lagi. Tapi dari keterangan saksi sementara ya arus pendek listrik," tandasnya.
Akibat kejadian ini, arus lalulintas mengalami kemacetan cukup panjang. Jl Dr Saharjo yang menuju Jl Sultan Agung terpaksa dialihkan melalui Jl Minangkabau, hal ini dilakukan karena belasan mobil pemadam kebakaran yang tidak bisa masuk ke lokasi terpaksa parkir di jalur tersebut.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan
Senin, 04 Mei 2026
875
Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL
Senin, 04 Mei 2026
791
Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026
Jumat, 01 Mei 2026
1154
Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga