Pengosongan Rumah Dinas Eks Direktur PT Taspen Ricuh

Rabu, 07 Januari 2015 Reporter: Jhon Syah Putra Kaban Editor: Lopi Kasim 9197

Rumah Mantan Direktur Taspen Dikosongkan Paksa

(Foto: Jhon Syah Putra Kaban)

Mantan Direktur PT Tabungan dan Asuransi Pensiun (Taspen), Victor Siahaan, dipaksa mengosongkan rumah dinas yang telah ditempatinya selama 25 tahun di Jl Sumenep No 2, Mentang, Jakarta Pusat, Rabu (7/1). Sempat terjadi kericuhan saat pengosongan lantaran pemilik rumah menolak untuk keluar.

Untuk sementara kita evakuasi dia ke salah satu apartemen di Jakarta Barat. Barangnya dibawa ke gudang milik PT Taspen

Pantauan beritajakarta.com, sekitar 200 personel kepolisian dibantu 100 personel Satpol PP Jakarta Pusat terlihat berusaha mengosongkan rumah tersebut. Aksi pengosongan ini sendiri sempat tertunda sekitar 4 jam karena pemilik rumah terus mengulur waktu.

Tim negosiasi dari Satpol PP yang terus melakukan dialog juga menemui jalan buntu. "Ada tidak surat pengosongannya? putusan dari pengadilan mana? ini penertiban liar, saya sudah puluhan tahun tinggal di sini," kata Victor, menentang rencana pengosongan rumah dinasnya.

Kepala Desk Hukum PT Taspen, Paulus Indra Suyatna mengatakan, rumah tersebut seharusnya sudah ditinggalkan Victor saat dirinya pensiun pada tahun 1990. Saat itu, kata Paulus, PT Taspen memberi kebijakan agar Victor membeli rumah tersebut dengan harga 50 persen dari harga pasar. Namun, sampai batas penjualan tahun 2001 tidak kunjung dibayar. Alhasil, PT Taspen meminta rumah tersebut dikosongkan.

"Untuk sementara kita evakuasi dia ke salah satu apartemen di Jakarta Barat. Barangnya dibawa ke gudang milik PT Taspen," ujarnya.

Kepala Operasional Satpol PP Jakarta Pusat, Maruli Sijabat, mengatakan, pihaknya sudah sejak pagi melakukan negosiasi dengan pemilik rumah.

"Sebenarnya dari PT Taspen sendiri sejak tahun lalu sudah terus melakukan sosialiasi pengosongan, tapi penghuni tetap menolak," katanya.

Selain di lokasi tersebut, lanjut Maruli, terdapat rumah direksi lain di kawasan Cempaka Putih yang akan dikosongkan. Namun, pemilik rumah sudah pindah lebih dahulu saat mengetahi rencana eksekusi pengosongan.

BERITA TERKAIT
Djarot Ungkap Ribuan Minimarket di Jakarta Bermasalah

Djarot Ungkap Ribuan Minimarket di Jakarta Bermasalah

Selasa, 06 Januari 2015 8121

Ahok Beri Waktu Tiga Bulan Tertibkan Lalu Lintas

Ahok Beri Waktu Tiga Bulan Tertibkan Lalu Lintas

Selasa, 06 Januari 2015 7204

Walikota Jaktim Prioritaskan Tata PKL

Walikota Jaktim Prioritaskan Penataan PKL

Senin, 05 Januari 2015 6259

7 Gerobak PKL di Jl Dharmawangsa Raya Diangkut

Gerobak PKL di Jalan Dharmawangsa Diangkut

Senin, 05 Januari 2015 4991

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2882

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1104

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 441

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1260

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1055

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks