Diteror Penonton, Ganda Campuran DKI Mundur

Kamis, 11 Desember 2014 Reporter: Folmer Editor: Agustian Anas 4819

Diteror Penonton, Ganda Campuran DKI Mundur

(Foto: doc)

Sikap tidak sportif diperlihatkan suporter tuan rumah di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja I yang berlangsung di Surabaya, Jawa Timur.

Sudah pasti ulah dan tindakan suporter sangat mengganggu pemain. Lebih parah lagi kondisi ini tidak mampu diatasi panitia pelaksana. Selain itu, di lokasi pertandingan tidak terlihat petugas keamanan

Seperti yang terjadi pada pertandingan cabang olahraga bulutangkis, Rabu (10/12). Berbagai skenario gencar dilakukan untuk meruntuhkan semangat dan moral para atlet DKI Jakarta.

Pada pertandingan ganda campuran, pasangan asal Jakarta, Chico Aura Dwi Wardoyo/Jauza Fadhilla Sugiarto melawan Akbar Gusti Ramadhani/Miftahui Nabila (Jawa Timur) diintimidasi pendukung tuan rumah.

Saat pasangan atlet ganda campuran DKI unggul 21-12 di set pertama babak perempatfinal, para pendukung atlet tuan rumah melakukan intimidasi yang dinilai berperilaku tidak senonoh dan mengucapkan kata-kata sangat tidak sopan. Bahkan menjurus SARA dan rasis.

Kondisi ini membuat Ketua Kontingen DKI Jakarta, Icuk Sugiarto, menginstruksikan kepada pelatih Toto Sunarto untuk menarik pasangan ganda campuran DKI Jakarta, Chico Aura Dwi Wardoyo/Jauza Fadhila Sugiarto dari lapangan pertandingan.

“Sudah pasti ulah dan tindakan suporter sangat mengganggu pemain. Lebih parah lagi kondisi ini tidak mampu diatasi panitia pelaksana. Selain itu, di lokasi pertandingan tidak terlihat petugas keamanan,” kata Icuk Sugiarto, saat dihubungi, Kamis (11/12).

Icuk mengungkapkan, KONI DKI bersama beberapa peserta lainnya juga mempermasalahkan soal kuota atlet yang ditetapkan pada cabor bulutangkis, tenis, dan tenis meja yaitu dua orang terdiri satu atlet putra dan satu atlet putri. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan tim cabor bulutangkis Jatim terdiri dari 4 atlet, satu atlet tunggal putra, satu tunggal putri, dan satu pasang ganda campuran.

Kelebihan kuota atlet Jatim pada cabang bulutangkis disinyalir juga terjadi pula pada cabang tenis dan tenis meja. “Jelas, jumlah empat orang atlet tersebut sudah melanggar ketentuan dan mencederai nilai sportivitas yang diucapkan Ketua PB PON Remaja I, Gubernur Jatim, Ketua Umum KONI Pusat, dan Menpora pada pembukaan 9 Desember 2014. Kami sudah melayangkan surat protes,” ungkapnya.

Icuk mengungkapkan, pihaknya telah meminta agar ketetapan kuota atlet dan azas sportivitas harus ditegakkan oleh semua pihak terutama oleh panpel, wasit, juri, dan penanggungjawab kontingen secara konsisten dan konsekuen. ”Kami juga menuntut kepada PB PON Remaja I agar Tim Jawa Timur yang melanggar ketentuan didiskualifikasi,” ungkapnya.

Hingga hari ini, DKI Jakarta masih memimpin dalam klasemen sementara perolehan medali dengan 16 emas, 12 perak, dan 6 perunggu. Unggul atas Jatim yang berada di posisi kedua dengan 11 emas, 13 perak, dan 8 perunggu.

Cabor renang membuat kejutan gemilang dengan meraih lima emas. Lima emas DKI masing-masing dipersembahkan AA Istri Kania Ratih dari nomor 100 meter gaya punggung putri, Dwiki Anugrah yang berlomba di nomor 100 meter gaya punggung putra, Joshi Jundi di nomor 100 meter gaya bebas putra, Wemona Obelia (200 meter gaya dada putri) dan Ilham Ahmad (200 meter gaya dada putra). Dari atletik emas disumbangkan oleh Jenny Nuraini pada nomor lari 200 meter putri. Sedangkan anggar lewat Aditya Rizki di degen putri.

BERITA TERKAIT
DKI Raih Emas dari Anggar

DKI Raih Emas dari Anggar

Kamis, 11 Desember 2014 6837

Loncat Indah Sumbang Emas Pertama untuk DKI

Loncat Indah Sumbang Emas Pertama untuk DKI

Minggu, 07 Desember 2014 5824

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9252

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3223

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3643

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1937

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1509

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks