Diteror Penonton, Ganda Campuran DKI Mundur

Kamis, 11 Desember 2014 Reporter: Folmer Editor: Agustian Anas 4765

Diteror Penonton, Ganda Campuran DKI Mundur

(Foto: doc)

Sikap tidak sportif diperlihatkan suporter tuan rumah di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja I yang berlangsung di Surabaya, Jawa Timur.

Sudah pasti ulah dan tindakan suporter sangat mengganggu pemain. Lebih parah lagi kondisi ini tidak mampu diatasi panitia pelaksana. Selain itu, di lokasi pertandingan tidak terlihat petugas keamanan

Seperti yang terjadi pada pertandingan cabang olahraga bulutangkis, Rabu (10/12). Berbagai skenario gencar dilakukan untuk meruntuhkan semangat dan moral para atlet DKI Jakarta.

Pada pertandingan ganda campuran, pasangan asal Jakarta, Chico Aura Dwi Wardoyo/Jauza Fadhilla Sugiarto melawan Akbar Gusti Ramadhani/Miftahui Nabila (Jawa Timur) diintimidasi pendukung tuan rumah.

Saat pasangan atlet ganda campuran DKI unggul 21-12 di set pertama babak perempatfinal, para pendukung atlet tuan rumah melakukan intimidasi yang dinilai berperilaku tidak senonoh dan mengucapkan kata-kata sangat tidak sopan. Bahkan menjurus SARA dan rasis.

Kondisi ini membuat Ketua Kontingen DKI Jakarta, Icuk Sugiarto, menginstruksikan kepada pelatih Toto Sunarto untuk menarik pasangan ganda campuran DKI Jakarta, Chico Aura Dwi Wardoyo/Jauza Fadhila Sugiarto dari lapangan pertandingan.

“Sudah pasti ulah dan tindakan suporter sangat mengganggu pemain. Lebih parah lagi kondisi ini tidak mampu diatasi panitia pelaksana. Selain itu, di lokasi pertandingan tidak terlihat petugas keamanan,” kata Icuk Sugiarto, saat dihubungi, Kamis (11/12).

Icuk mengungkapkan, KONI DKI bersama beberapa peserta lainnya juga mempermasalahkan soal kuota atlet yang ditetapkan pada cabor bulutangkis, tenis, dan tenis meja yaitu dua orang terdiri satu atlet putra dan satu atlet putri. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan tim cabor bulutangkis Jatim terdiri dari 4 atlet, satu atlet tunggal putra, satu tunggal putri, dan satu pasang ganda campuran.

Kelebihan kuota atlet Jatim pada cabang bulutangkis disinyalir juga terjadi pula pada cabang tenis dan tenis meja. “Jelas, jumlah empat orang atlet tersebut sudah melanggar ketentuan dan mencederai nilai sportivitas yang diucapkan Ketua PB PON Remaja I, Gubernur Jatim, Ketua Umum KONI Pusat, dan Menpora pada pembukaan 9 Desember 2014. Kami sudah melayangkan surat protes,” ungkapnya.

Icuk mengungkapkan, pihaknya telah meminta agar ketetapan kuota atlet dan azas sportivitas harus ditegakkan oleh semua pihak terutama oleh panpel, wasit, juri, dan penanggungjawab kontingen secara konsisten dan konsekuen. ”Kami juga menuntut kepada PB PON Remaja I agar Tim Jawa Timur yang melanggar ketentuan didiskualifikasi,” ungkapnya.

Hingga hari ini, DKI Jakarta masih memimpin dalam klasemen sementara perolehan medali dengan 16 emas, 12 perak, dan 6 perunggu. Unggul atas Jatim yang berada di posisi kedua dengan 11 emas, 13 perak, dan 8 perunggu.

Cabor renang membuat kejutan gemilang dengan meraih lima emas. Lima emas DKI masing-masing dipersembahkan AA Istri Kania Ratih dari nomor 100 meter gaya punggung putri, Dwiki Anugrah yang berlomba di nomor 100 meter gaya punggung putra, Joshi Jundi di nomor 100 meter gaya bebas putra, Wemona Obelia (200 meter gaya dada putri) dan Ilham Ahmad (200 meter gaya dada putra). Dari atletik emas disumbangkan oleh Jenny Nuraini pada nomor lari 200 meter putri. Sedangkan anggar lewat Aditya Rizki di degen putri.

BERITA TERKAIT
DKI Raih Emas dari Anggar

DKI Raih Emas dari Anggar

Kamis, 11 Desember 2014 6721

Loncat Indah Sumbang Emas Pertama untuk DKI

Loncat Indah Sumbang Emas Pertama untuk DKI

Minggu, 07 Desember 2014 5745

BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 890

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 821

Pajak Kendaraan listrik jati

Pemberian Insentif Kendaraan Listrik Dukung Kampanye Energi Bersih

Selasa, 05 Mei 2026 470

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1193

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1148

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks