Menengok Keindahan Suvenir Ondel-ondel Nemin Tuih

Rabu, 27 Maret 2019 Reporter: Nurito Editor: F. Ekodhanto Purba 6594

Souvenir Ondel-ondel Nemin Tuih Siap Diekspor ke Mancanegara

(Foto: Nurito)

Beberapa pasang suvenir Ondel-ondel khas Betawi dengan warna-warni yang mencolok dan kuat tampak tersusun rapi di atas meja bazar dan siap disajikan pada para peminat. Selain itu, tepat di hadapan barisan ondel-ondel tersebut juga disusun suvenir berupa aneka kepala Ondel-ondel khas Betawi yang berjenis kelamin laki-laki dan perempuan yang indah.

Suvenir ondel-ondel saya ini terbuat dari bahan keramik dan dilukis tangan dengan berbagai warna, motif bunga dan arsitektur Betawi

Suvenir ondel-ondel tersebut milik Nemin Tuih (53), seorang pengerajin ondel-ondel yang merupakan binaan dari Sudin Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (KUKMP) Jakarta Timur.

Dikatakan Nemin, yang membedakan suvenir Ondel-ondelnya dengan suvenir yang lain adalah bahan pembuat dan lukisan tangan dengan berbagai warna serta motif yang ada di tetubuh Ondel-ondel berukuran 10 hingga 25 cm tersebut.

"Suvenir ondel-ondel saya ini terbuat dari bahan keramik dan dilukis tangan dengan berbagai warna, motif bunga dan arsitektur Betawi," ujar warga Jalan Kramat Aris RW 03 Setu,  Cipayung, Jakarta Timur ini, Rabu (27/3).

Dituturkannya, seiring dengan perkembangan pariwisata dan semakin majunya pengelolaan pariwisata di Tanah Air, khususnya di Jakarta peminat suvenir seperti ondel-ondel ini juga kian meningkat.

"Kami pasarkan Ondel-ondel ini di Jakarta dan beberapa wilayah yang ada di Indonesia hingga ke luar negeri, seperti Australia dan Arab Saudi, dan tentunya dijual dengan harga terjangkau," tuturnya.

Ia menjelaskan, masing-masing negara itu telah memesan Ondel-ondel mini buatannya sebanyak 2.000 pasang. Untuk sepasang kepala ondel-ondel mini dibandrol Rp 30 ribu. Miniatur berukuran sekitar 10 cm itu  biasa digunakan untuk hiasan dinding. Sedangkan yang berukuran 25 cm dengan berat setengah kilogram hanya dihargai Rp 275 ribu per pasang.

Untuk produksinya suvenir yang telah digelutinya sejak tahun lalu ini dibantu oleh lima karyawan dan dilakukan di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Namun untuk proses finishing-nya dilakukan di rumahnya yang berada di Jalan Kramat Aris, Gang Reformasi RW 03 Setu, Cipayung, Jakarta Timur.

"Ke depan, saya juga berharap dapat bantuan tambahan modal dari pemerintah agar usaha suvenir yang saya geluti ini bisa berkembang dan memenuhi kebutuhan serta permintaan pasar," tandasnya.

BERITA TERKAIT
 Pameran Produk Kreatif IKM kembali digelar di Balai Kota

Pameran Produk Kreatif IKM Kembali Digelar di Balai Kota

Senin, 25 Maret 2019 2670

Kampung Betawi Hadir di Arena PRJ

Kampung Betawi Hadir di Arena PRJ

Selasa, 10 Juni 2014 13009

Warga DKI Jakarta Tertarik Kunjungi Workshop Batik di Setu Babakan

Workshop Pembuatan Batik Betawi di Setu Babakan Menarik Pengunjung

Senin, 18 Maret 2019 5535

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 3395

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 2287

IMG 20260921 WA0072

Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

Senin, 21 September 2026 1093

LRT ujicoba jati

Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

Senin, 21 September 2026 865

Wagub rano upacara rapat besar ikada 81 jati

Pimpin Upacara Peringatan Rapat IKADA 2026, Rano Tegaskan Perjuangan Belum Tuntas

Senin, 21 September 2026 671

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks