Sabtu, 15 Februari 2014
Reporter: Rio Sandiputra
Editor: Lopi Kasim
2288
(Foto: doc)
Meletusnya Gunung Kelud di Kediri, Jawa Timur, mengakibatkan jadwal penerbangan pesawat terganggu karena abu vulkanik. Kondisi itu memaksa penumpang pesawat tujuan Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta beralih menggunakan moda transportasi darat, seperti kereta api (KA). Untuk keberangkatan hari Sabtu (15/2) dan Minggu (16/2) saja tiket telah habis terjual, karena terjadi peningkatan penumpang KA hingga 10 persen.
Kepala Humas Daerah Operasional I PT KAI, Agus Komarudin mengatakan, meski terjadi kenaikan penumpang hingga 10 persen, pihaknya menilai kondisi saat ini masih dalam keadaan normal. Pihaknya, juga tidak melakukan penambahan gerbong atau rangkaian KA.
"Sebenarnya normal saja seperti biasanya karena tidak ada penambahan rangkaian kereta api," kata Agus, Sabtu (15/2).
Menurut Agus, kapasitas angkut setiap keberangkatan KA sebanyak 25 ribu tempat duduk yang dibagi dalam 38 perjalanan untuk melayani rute Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta. "PT KAI setiap hari melayani 50 perjalanan ke semua tujuan. Untuk ke Jawa Timur dan Jawa Tengah ada sebanyak 38 perjalanan, kami angkut sebanyak 25 ribu penumpang," tuturnya.
Dikatakan Agus, peminat moda transportasi KA selama ini cukup besar setiap hari. Seperti di Stasiun Gambir dengan kereta eksekutif, setiap hari 90 persen kursi pasti terjual. "Tingkat isiannya itu 90 persen, apalagi kalau weekend. Nah karena kejadian ini, ya 10 persen itu yang direbutkan," terangnya.
Untuk itu, Agus mengimbau kepada calon penumpang yang tidak mendapatkan tiket untuk mencari alternatif transportasi umum lainnya. "Mohon maaf kalau memang sudah kehabisan tiket. Masih ada alternatif lain seperti bus-bus AKAP, kan bisa beroperasi," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda
Selasa, 28 Juli 2026
9246
Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang
Jumat, 31 Juli 2026
3216
14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak
Selasa, 28 Juli 2026
3635
MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis
Rabu, 29 Juli 2026
1931
Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman