SDN Bidara Cina 05 Kebanjiran, KBM Dihentikan

Kamis, 20 November 2014 Reporter: Nurito Editor: Widodo Bogiarto 5600

KBM Dihentikan, SDN Bidara Cina 05 Terendam Banjir

(Foto: Nurito)

Banjir kiriman akibat meluapnya Kali Ciliwung membuat daerah yang berada di bantaran kali di ibu kota terendam banjir, Kamis (20/11). Salah satu wilayah yang paling parah terkena dampak banjir adalah Kelurahan Kampung Pulo dan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.

Seluruh siswa dan sebagian guru yang tinggalnya di Bidara Cina rumahnya terendam banjir. Akses jalan menuju sekolah juga terputus

Air yang mulai meluap sekitar pukul 03.00 itu menggenangi pemukiman warga hingga setinggi empat meter. Bahkan air sudah mulai meluber ke Jalan Raya Jatinegara Barat, walau hanya setinggi 5 sentimeter.

Luapan air itu juga merendam bangunan SDN Bidara Cina 05 dengan ketinggian 60 sentimeter. Akibatnya kegiatan belajar mengajar (KBM) sebanyak 396 siswa terpaksa dihentikan. Siswa diminta untuk belajar di rumahnya masing-masing.

Kepala SDN Bidara Cina 05, Sofyan Saori mengatakan, KBM tidak bisa dilakukan karena sekolahnya terendam banjir setinggi 60 sentimeter. Kemungkinan air genangan masih akan terus naik mengingat kondisi Kali Ciliwung yang belum ada tanda-tanda surut. Kondisi ini diperparah dengan padamnya aliran listrik. Praktis 396 siswa di sekolah ini tidak bisa mengikuti KBM.

"Seluruh siswa dan sebagian guru yang tinggalnya di Bidara Cina rumahnya terendam banjir. Akses jalan menuju sekolah juga terputus. Otomatis siswa tidak ada yang berangkat sehingga KBM tidak bisa dilaksanakan," ujar Sofyan.

Sofyan mengaku, pihaknya sudah mengantisipasi sejak awal akan datangnya banjir. Makanya seluruh arsip dan buku pelajaran serta peralatan praktik siswa sudah diselamatkan di lantai dua.

Namun akibat banjir, peralatan belajar seperti meja dan kursi di ruang kelas di lantai dasar menjadi rusak. Sejumlah pintu kelas yang sudah rusak, kini semakin parah kerusakannya karena terendam banjir.

Wakil Camat Jatinegara, Manson Sinaga mengatakan, ketinggian air di Kampung Pulo saat ini berkisar 30 sentimeter hingga 4 meter. Terutama untuk daerah bantaran kali dengan radius 15 meter. Sedikitnya ada 81 RT dan 8 RW di Kampung Pulo yang terendam banjir, yakni RW 01-08 dengan jumlah warga yang terdampak sebanyak 5.152 kepala keluarga (KK) atau 16.366 jiwa.

"Saat ini ketinggian air sudah mencapai empat meter. Akibatnya 432 warga Kampung Pulo mengungsi di sejumlah titik. Bantuan sarapan berupa 1.000 roti dari PMI sudah dibagikan," ujar Manson.

Manson menjelaskan, ratusan petugas dari Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana, Suku Dinas Kesehatan, Suku Dinas Sosial, PMI, TNI dan Polri sudah diturunkan untuk membantu warga korban banjir.

BERITA TERKAIT
00 Tenaga Kebersihan Siap Tangani Sampah di Jakbar

Musim Penghujan, Jakbar Siagakan 500 Petugas Kebersihan

Rabu, 19 November 2014 4861

Kampung Pulo Kembali Direndam Banjir

Kampung Pulo Kembali Terendam Banjir

Kamis, 13 November 2014 4256

Basuki Minta Pompa Rusak Segera Diperbaiki

Ahok Minta Pompa Rusak Segera Diperbaiki

Selasa, 18 November 2014 3537

Proyek Sodetan Ciliwung-KBT, Ditarget Desember 2015 Rampung

Sodetan Ciliwung-KBT Ditarget Rampung Desember 2015

Selasa, 18 November 2014 7009

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2859

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1256

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1046

Gempa kepulauan seribu ist2

Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

Sabtu, 12 September 2026 1188

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 581

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks