DKI Konsultasi ke LKPP dan KPPU Soal ERP

Sabtu, 08 November 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Agustian Anas 4291

Soal ERP, Dishub Konsultasi ke LKPP dan KPPU

(Foto: Yopie Oscar)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan berkonsultasi ke Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) dan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) sebelum sistem jalan berbayar atau Electronic Road Pricing (ERP) diterapkan akhir 2015 mendatang.

Kita sedang siapkan dokumen untuk konsultasi ke LKPP dan KPPU agar persaingannya nanti sehat. Kedua lembaga itu yang kompeten

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Muhammad Akbar, mengatakan, pihaknya akan berkonsultasi kepada dua lembaga tersebut untuk proses tender. Pasalnya, penerapan jalan berbayar di ibu kota adalah barang baru. Terlebih, saat ini ada dua vendor yang melakukan uji coba ERP di dua lokasi berbeda yakni di Jalan Sudirman dan Jalan Rasuna Said.

"Kita sedang siapkan dokumen untuk konsultasi ke LKPP dan KPPU agar persaingannya nanti sehat. Kedua lembaga itu yang kompeten," kata Akbar, Sabtu (8/11).

Menurut Akbar, konsultasi dilakukan untuk mengetahui apakah kedua vendor yang telah melakukan uji coba akan diprioritaskan dalam proses tender dibanding yang lainnya. Sebab untuk penerapannya tidak akan menggunakan APBD DKI Jakarta, melainkan investasi dari swasta. "Kita mau tahu apakah dibuka untuk umum tendernya atau bagaimana. Bisa jadi nanti kedua vendor itu jadi prioritas," ujarnya.

Sejauh ini, kata Akbar, uji coba ERP berjalan cukup baik. Kedua gerbang yang terpasang bisa mendeteksi on board unit (OBU) yang dipasang di kendaraan serta kendaraan yang tidak dipasang OBU. "Sejauh ini sih, sesuai dengan ekspektasi kita. Harapan kita sistem yang dibangun dua vendor ini, bisa mendeteksi OBU, kendaraan tidak gunakan OBU, serta simulasi pembayaran. Ketiganya bisa dipenuhi," ucapnya.

Ditargetkan sistem ERP bisa diterapkan untuk umum pada Akhir 2015 mendatang. Dua lokasi yang saat ini sedang diuji coba merupakan jalur yang akan diterapkan sistem jalan berbayar ini. Untuk Jalan Sudirman akan ada 38 gerbang atau gate yang dipasang di kedua arah. Sementara untuk Jalan Rasuna Said, gerbang yang dipasang sebanyak 14 gate. Dua vendor yang sedang melakukan uji coba ERP yakni perusahaan asal Swedia PT Kapsch dan perusahaan asal Norwegia Q-Free.

Kendati demikian pihaknya belum menetapkan biaya yang akan dipotong untuk sekali melintas di jalur ERP. Hal itu juga masih akan dikonsultasikan ke dua lembaga pemerintah tersebut. "Kalau untuk tarif yang akan dipotong belum ditetapkan, masih kita bahas. Tapi untuk harga OBU sekitar Rp 200 ribu," ungkapnya.

BERITA TERKAIT
ERP Kuningan Terintegrasi Aplikasi Smartphone

ERP Kuningan Terintegrasi Aplikasi Smartphone

Selasa, 30 September 2014 5211

Besok, Dishub Ujicoba ERP di Kuningan

Besok, ERP di Kuningan Mulai Diujicobakan

Senin, 29 September 2014 4082

 Jalan Rasuna Said Diterapkan Ujicoba ERP

ERP Siap Diuji Coba di Jl Rasuna Said

Kamis, 04 September 2014 4782

Uji coba ERP oleh Q-Free akan dilaksanakan pada bulan September

Jl Rasuna Said Sasaran Uji Coba ERP Berikutnya

Senin, 11 Agustus 2014 4672

BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 885

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 806

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1182

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 602

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1115

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks