Pembongkaran dua unit gudang di Jalan Menceng Raya, RT 02/02, Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, berlangsung ricuh. Kericuhan terjadi lantaran warga setempat menolak pembongkaran dan coba menghalangi petugas masuk ke lokasi bangunan dengan memarkirkan sebuah truk besar.
Demi menghindari bentrokan, petugas terpaksa menunda jalannya pembongkaran yang mulai memanas tersebut. Terlebih, warga juga sempat naik ke atas alat berat dan memaksa operator alat berat turun. Melihat kondisi sudah tidak kondusif, akhirnya disepakati pembongkaran ditunda.
Bondan (45) salah satu warga yang ikut menghadang jalannya pembongkaran mengatakan, penolakan tersebut terpaksa mereka lakukan karena rencananya bangunan tersebut akan dijadikan pabrik plus gudang. Menurutnya, selama proses pembangunan kedua gudang tersebut umumnya warga yang mengerjakan.
“Banyak warga yang bekerja membangun gudang tersebut. Nantinya setelah beroperasi warga juga dijanjikan akan bekerja di pabrik. Kalau dibongkar kami mau kerja apa,” ujar Bondan, Senin (24/3).
Kasudin Pengawasan dan Penertiban Bangunan (P2B) Jakarta Barat, Berry Hasudungan menuturkan, keberadaan dua bangunan yang diduga akan dijadikan pabrik plus gudang tersebut tidak memiliki izin. Sebelum melakukan pembongkaran, pihaknya telah berkali-kali mengingatkan agar mengurus izin, namun tidak diindahkan.
“Surat peringatan sudah dilayangkan, termasuk penyegelan dan surat perintah bongkar. Tapi tidak digubris hingga kami bongkar hari ini,” jelas Berry.
Namun, meski gagal membongkar kedua bangunan tersebut, pihaknya tetap akan menindaknya, sebagai upaya penegakkan hukum.
“Hari ini tidak jadi kami bongkar, karena untuk menghindari bentrokan. Tapi saya berjanji lain waktu pasti kami bongkar,” tandas Berry.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan
Senin, 04 Mei 2026
877
Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL
Senin, 04 Mei 2026
792
Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026
Jumat, 01 Mei 2026
1158
Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga