387 Titik Taman dan Makam di DKI Tanpa Penerangan

Kamis, 09 Oktober 2014 Reporter: Jhon Syah Putra Kaban Editor: Dunih 7696

Peluas Lahan Pemakaman, Distamkam Manfaatkan Proyek MRT

(Foto: doc)

Akibat menunggak tagihan sejak dua bulan terakhir listrik pada sejumlah taman dan makam di DKI Jakarta mati total karena alirannya diputus Perusahaan Listrik Negara (PLN). Kondisi ini membuat taman dan makam rawan kriminalitas dan perbuatan asusila oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab.

Kita memang menunggak listrik sebesar Rp 2,79 miliar, itu untuk bulan Agustus dan September 2014. Diputus secara beruntun, puncaknya tanggal 29 september kemarin diputus total semuanya

Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, Nandar Sunandar membenarkan, kondisi penerangan taman dan pemakaman di DKI mati akibat diputus oleh PLN. Ia menyebutkan, setidaknya ada 387 titik taman dan makam yang diputus sejak 29 September 2014.

“Kita memang menunggak listrik sebesar Rp 2,79 miliar, itu untuk bulan Agustus dan September 2014. Diputus secara beruntun, puncaknya tanggal 29 september kemarin diputus total semuanya,” ujarnya melalui sambungan telepon, Kamis (9/10).

Dia mengatakan pihaknya sudah mengupayakan kekurangan anggaran tersebut melalui pengajuan anggaran biaya tambahan (ABT), namun pihaknya mengeluhkan lambatnya proses penganggaran yang sedang berlangsung. Apalagi proses penganggaran tersebut harus terlebih dahulu melalui persetujuan DPRD.

“Katanya Oktober mau keluar, namun sampai saat ini belum. Proses pengajuan biaya tambahan cukup lama, dari dinas ke provinsi, dari propinsi ke DPRD. Baru diparipurnakan dijadikan Perda baru bisa diproses,” jelasnya.

Lebih lanjut dia meminta agar instansi terkait dapat cepat mengupayakan proses penggangaran tersebut agar cepat berproses, kalau tidak segera dikeluarkan kondisi taman di DKI Jakarta akan terus gelap gulita setiap malamnya.

“Masyarakat juga agar bersabar, memang benar kendala penerangan mati total, karena dinas nunggak pembayaran. Jadi listriknya diputus oleh PLN,” ucapnya.

Salah satu lokasi yang mengalami pemutusan listrik adalah di Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat. Di kawasan elite tersebut, setidaknya ada 23 taman yang mengalami pemutusan aliran listrik.

“Di Menteng itu ada 23 taman, dan saat ini kondisinya sangat rawan sejak listrik dimatikan. Khusus di Taman Bonang kita mengupayakan penerangan dengan swadaya masyarakat dan kelurahan saja, selebihnya tanggung jawab dinas,” ucap Bondan Diah Ekowati, Camat Menteng.

Pihaknya berharap agar Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI agar segera mencarikan solusi penerangan di taman, karena taman itu adalah fasilitas umum dan sering dikunjungi warga.

“Ya untuk meminimalisir adanya tindak kejahatan juga, jadi bisa dinikmati oleh masyarakat kembali dengan rasa aman,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
perbaikan pju ilustrasi

Lampu Jalan Banyak yang Padam

Rabu, 01 Oktober 2014 7844

lampu taman

Lampu Taman Walikota Jaktim Banyak yang Rusak

Sabtu, 05 Juli 2014 4649

Toilet Taman Cattleya Juga Sering Ditemukan Kondom

Penerangan di Taman Cattleya Akan Ditambah

Selasa, 16 September 2014 9309

Fasilitas Penerangan Monas Banyak Hilang

Fasilitas Penerangan Monas Banyak yang Rusak

Kamis, 25 September 2014 4929

Taman Tablo

Halau PSK, Taman Tablo Akan Dipasangi Lampu Penerangan

Jumat, 12 September 2014 6848

BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 881

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 803

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1164

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 600

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1107

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks