Hindari Genangan, Pemotor Nekat Melintas di Tol

Rabu, 05 Februari 2014 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Erikyanri Maulana 2752

motor_masuk_tol_.jpg

(Foto: doc)

Ratusan pengendara sepeda motor nekat melintas di  jalan Tol Wiyoto Wiyono, Jakarta Utara, Rabu (5/2). Hal ini dilakukan untuk menghindari tingginya genangan yang masih terlihat di sejumlah ruas jalan di Jakarta Utara.

Pantauan beritajakarta.com, sejumlah genangan masih terlihat di Jl Yos Sudarso, Jl Kapuk Raya, Kampung Bandan dan Jl Gunung Sahari dengan ketinggian 10-60 sentimeter. Akibatnya, arus lalu lintas mulai dari Jl Yos Sudarso, Jl DI Panjaitan hingga Kelapa Gading mengalami kemacetan yang cukup panjang. Sementara itu, banyak pengguna sepeda motor yang justru nekat melintas masuk ke jalan tol Wiyoto Wiyono.

Harun (30), salah satu pengendara motor B 3869 TFZ mengaku nekat menerobos masuk jalan layang tol untuk menghindari genangan dan macet. Ia mengaku hendak menuju kawasan Tanjung Priok melalui pintu tol Rawasari. "Saya tadi dari arah Rawamangun mau ke Tanjung Priok. Liat jalan macet dan infonya genangan tinggi saya masuk saja ke tol dan keluar di Plumpang," ujar Harun, Rabu (5/2).

Menanggapi banyaknya pengguna motor yang masuk jalan tol, Manajer Divisi Pemeliharaan dan Pelayanan CMNP, Bagus Meidi mengaku memberikan izin bagi pengguna kendaraan roda dua melintas di jalan layang tol. Mereka, kata Bagus, diperbolehkan melintas hingga pintu tol terdekat yang tidak ada lagi genangan. "Kita berdasar pada pertimbangan nuranilah. Tadi itu ketinggian air di depan kantor kami bahkan mencapai 1 meter," katanya.

Dirinya memperkirakan, genangan akan berangsur-angsur surut pada sore ini.

Sementara itu, Kepala Sudin Pekerjaan Umum (PU) Tata Air Jakarta Utara, Wagiman Silalahi mengatakan, genangan di Jl Yos Sudarso akibat limpasan dari Kali Sunter. Melimpasnya Kali sunter sendiri menurut Wagiman karena tidak lagi sanggup menampung air kiriman dari Pintu Air Pulogadung, Pompa IKIP Pulomas dan Pintu Air Kali Item. "Jakut itu kan daerah hilir muaranya sungai. Sementara daerah parkir air sudah hampir tidak ada dan saluran pun lebarnya tidak bertambah," katanya.

Sedangkan mengenai genangan, Wagiman memperkirakan bila tidak ada lagi hujan yang turun, dalam 2 - 4 jam ini akan surut. Selain itu, lambat surutnya genangan juga karena menunggu rob kembali ke laut.

BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
750 Warga Terima Bantuan Sosial di Terminal Bus Kampung Rambutan

Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako

Rabu, 17 Juni 2026 5441

IMG COM 202606161328598850

TMR Ramai Dikunjungi Wisatawan

Selasa, 16 Juni 2026 1445

Cuaca hujan ringan dessy doc

Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Sore Ini

Minggu, 14 Juni 2026 1457

IMG 20260613 WA0042

Sudin LH Jaksel OTT Delapan Pelaku Buang Sampah Sembarangan

Sabtu, 13 Juni 2026 1387

Cuaca cerah Jakarta jati

Langit Jakarta Diprakirakan Cerah Hari Ini

Kamis, 18 Juni 2026 561

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks