Hindari Genangan, Pemotor Nekat Melintas di Tol

Rabu, 05 Februari 2014 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Erikyanri Maulana 2828

motor_masuk_tol_.jpg

(Foto: doc)

Ratusan pengendara sepeda motor nekat melintas di  jalan Tol Wiyoto Wiyono, Jakarta Utara, Rabu (5/2). Hal ini dilakukan untuk menghindari tingginya genangan yang masih terlihat di sejumlah ruas jalan di Jakarta Utara.

Pantauan beritajakarta.com, sejumlah genangan masih terlihat di Jl Yos Sudarso, Jl Kapuk Raya, Kampung Bandan dan Jl Gunung Sahari dengan ketinggian 10-60 sentimeter. Akibatnya, arus lalu lintas mulai dari Jl Yos Sudarso, Jl DI Panjaitan hingga Kelapa Gading mengalami kemacetan yang cukup panjang. Sementara itu, banyak pengguna sepeda motor yang justru nekat melintas masuk ke jalan tol Wiyoto Wiyono.

Harun (30), salah satu pengendara motor B 3869 TFZ mengaku nekat menerobos masuk jalan layang tol untuk menghindari genangan dan macet. Ia mengaku hendak menuju kawasan Tanjung Priok melalui pintu tol Rawasari. "Saya tadi dari arah Rawamangun mau ke Tanjung Priok. Liat jalan macet dan infonya genangan tinggi saya masuk saja ke tol dan keluar di Plumpang," ujar Harun, Rabu (5/2).

Menanggapi banyaknya pengguna motor yang masuk jalan tol, Manajer Divisi Pemeliharaan dan Pelayanan CMNP, Bagus Meidi mengaku memberikan izin bagi pengguna kendaraan roda dua melintas di jalan layang tol. Mereka, kata Bagus, diperbolehkan melintas hingga pintu tol terdekat yang tidak ada lagi genangan. "Kita berdasar pada pertimbangan nuranilah. Tadi itu ketinggian air di depan kantor kami bahkan mencapai 1 meter," katanya.

Dirinya memperkirakan, genangan akan berangsur-angsur surut pada sore ini.

Sementara itu, Kepala Sudin Pekerjaan Umum (PU) Tata Air Jakarta Utara, Wagiman Silalahi mengatakan, genangan di Jl Yos Sudarso akibat limpasan dari Kali Sunter. Melimpasnya Kali sunter sendiri menurut Wagiman karena tidak lagi sanggup menampung air kiriman dari Pintu Air Pulogadung, Pompa IKIP Pulomas dan Pintu Air Kali Item. "Jakut itu kan daerah hilir muaranya sungai. Sementara daerah parkir air sudah hampir tidak ada dan saluran pun lebarnya tidak bertambah," katanya.

Sedangkan mengenai genangan, Wagiman memperkirakan bila tidak ada lagi hujan yang turun, dalam 2 - 4 jam ini akan surut. Selain itu, lambat surutnya genangan juga karena menunggu rob kembali ke laut.

BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2930

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1275

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 504

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1285

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1089

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks