10 Siswa SMAN 55 Keracunan Bubur Ayam

Kamis, 02 Oktober 2014 Reporter: Nurito Editor: Lopi Kasim 5688

10 Siswa SMAN 55 Keracunan Bubur Ayam

(Foto: Nurito)

Sedikitnya 10 siswa SMAN 55 Duren Tiga, Pasar Minggu, Jakarta Selatan keracunan, usai menyantap bubur ayam di kantin STIE Tunas Nusantara, Jl Budi, Cawang, Kramatjati, Jakarta Timur, Kamis (2/9) siang. Seluruh korban kemudian langsung dilarikan ke RSUD Budi Asih.

Kejadiannya sekitar pukul 11.30, habis makan bubur ayam mereka langsung mual-mual, muntah dan ada yang pingsan

Informasi di lapangan, 10 siswa yang mengalami keracunan, berasal dari kelas 11 sebanyak 5 siswa. Masing-masing adalah Valensia, Meutya, Aisyah, Vania, Eka. Kemudian 5 siswa dari kelas 12 yakni, Isna fareniesya, Farah parwati, Desti dan Andre, Mutiara. Satu siswa dikabarkan menyantap sate usus, yakni Valensia.

Ribka (17), siswa kelas 11, menuturkan, usai menyantap bubur ayam, rekan-rekannya mengalami keracunan. Seluruh korban langsung mual-mual, muntah dan pusing. Bahkan satu siswa bernama Vania, sempat pingsan di sekolahnya.

"Kejadiannya sekitar pukul 11.30, habis makan bubur ayam mereka langsung mual-mual, muntah dan ada yang pingsan. Oleh pihak sekolah langsung dibawa ke RSUD Budi Asih," ujar Ribka saat ditemui di RSUD Budi Asih, Kamis (2/9).

Seluruh siswa langsung dibawa guru menggunakan mobil elf milik sekolah. Mereka langsung dimasukkan ke ruang IGD dan mendapatkan perawatan medis.

Kepala SMAN 55, Marihot Malau, mengaku, telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Bahkan polisi yang datang ke sekolah, langsung mengamankan sambal dan kuah milik pedagang bubur ayam yang diketahui bernama Neneng (35). Sedangkan bubur sudah habis terjual.

"Kami sudah melapor ke Polsek Kramatjati dan sampel kuah dan sambal sudah dibawa polisi," ujar Marihot.

Pihaknya pun kemudian langsung melaporkan kejadian ini pada seluruh orangtua siswa yang keracunan. Seluruh orangtua siswa datang ke RSUD Budi Budi Asih. Hingga pukul 17.30, seluruh siswa masih menjalani perawatan di ruang IGD RSUD Budi Asih. Belum diketahui apakah mereka akan berobat jalan atau rawat inap.

Disebutkan, sejak Juli lalu siswa kelas 11 dan 12 menumpang di STIE Tunas Nusantara, jumlahnya ada 14 kelas. Sedangkan siswa kelas 10, sebanyak 8 kelas menumpang di SDN Pengadegan 01 dan 03 Pengadegan Pagi. kegiatan belajar mengajar (KBM) diungsikan lantaran sekolah saat ini sedang dalam proses rehab total.

Dirut RSUD Budi Asih, Ida Bagus Nyoman Banjar mengatakan, belum dapat diketahui penyebab keracunan 9 siswa tersebut. Alasannya tindakan medis baru dilakukan dan pihaknya harus memeriksa sampel makanan di laboratorium.

"Yang utama kami berikan pertolongan pertama terlebih dulu. Kondisi mereka sudah mulai membaik. Namun kami belum mengetahui penyebab keracunan, karena harus diperiksa di laboratorium," ujar Ida Bagus Nyoman Banjar.

BERITA TERKAIT
keracunan es doger

11 Karyawan PT Pusri Keracunan Es Doger

Kamis, 21 Agustus 2014 7193

mengalami keracunan usai santap siang menu ikan tongkol pedas dan sayur mayur yang disuplai sebuah p

36 Karyawan Perusahaan Kosmetik Keracunan Makanan

Kamis, 07 Agustus 2014 4750

Santap Nasi Bakar, Sejumlah Jemaat Gereja Pasundan Diduga Keracunan

Jemaat Gereja Pasundan Keracunan

Senin, 21 April 2014 5707

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 3174

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1936

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 725

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1394

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1250

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks