Sudinkes - BPJS Kesehatan Jakbar Gelar Rapat Evaluasi Sistem KBK

Rabu, 13 Desember 2017 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 3157

Sudinkes - BPJS Kesehatan Jakbar Gelar Rapat Evaluasi Sistem KBK

(Foto: Folmer)

Suku Dinas Kesehatan dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan  Jakarta Barat, Rabu (13/12), menggelar rapat evaluasi hasil perhitungan sistem Kapitasi Berbasis Komitmen Pelayanan (KBK) pada fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) November 2017.  

Dana kapitasi yang diterima dialokasikan untuk operasional dan pengembangan pelayanan kesehatan di puskesmas

Kasudin Kesehatan Jakarta Barat, Weningtyas Purnomo Rini mengatakan, delapan puskesmas kecamatan telah memenuhi perhitungan sistem KBK November 2017. 

Dia menjabarkan, ada tiga indikator penilaian komitmen pelayanan dalam perhitungan sistem KBK yakni angka kontak komunikasi antara dokter dengan peserta BPJS Kesehatan, rasio rujukan rawat jalan non spesialis, dan rasio peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanins) yang secara rutin berkunjung.

Ketiga indikator penilaian sistem KBK ini, lanjutnya,   pada delapan puskesmas kecamatan telah melampaui penilaian atau masuk zona aman yang ditetapkan oleh BPJS kesehatan, sehingga mendapat kapitasi penuh sebesar Rp 6.000 per peserta setiap bulan. 

"Dana kapitasi yang diterima dialokasikan untuk operasional dan pengembangan pelayanan kesehatan di puskesmas," ujarnya.  

Dituturkannya, pihaknya juga melakukan peningkatan kompetensi dokter, bidan, perawat dan petugas laboratorium yang bertugas di Puskesmas. 

"Peningkatan kompetensi ditujukan guna meningkatkan pelayanan kesehatan bagi warga Jakarta Barat. Kami gencar melakukan sosialisasi memanfaatkan program BPJS kesehatan  di puskesmas, balai kesehatan mandiri, klinik dan sebagainya," tuturnya. 

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Barat,  Eddy Sulistijanto Hadie menambahkan,  rapat evaluasi sistem pembayaran KBK ini ditujukan untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan FKTP dalam penyelenggaraan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sesuai aturan yang berlaku. 

"FKTP merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan dalam program JKN yang diselenggarakan BPJS Kesehatan maka pelayanan secara optimal sangat penting untuk diselenggarakan bagi peserta," tandasnya. 

BERITA TERKAIT
 Pemkot Jaksel Lakukan Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan Pada Warga Pancoran

50 Warga Pancoran Ikuti Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan

Jumat, 08 Desember 2017 4974

Semua Warga DKI Ditarget Jadi Peserta BPJS Kesehatan di 2018

Seluruh Warga DKI Ditarget Jadi Peserta BPJS Kesehatan di 2018

Kamis, 05 Oktober 2017 2561

DKI Targetkan UHC BPJS Tercapai Tahun Depan

Dinkes Terus Upayakan Seluruh Warga DKI Jadi Peserta BPJS Kesehatan

Kamis, 09 November 2017 3508

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7154

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4841

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2642

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2560

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1241

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks