Hemat Anggaran, Dinas Perindustrian & Energi Diapresiasi

Rabu, 24 September 2014 Reporter: Widodo Bogiarto Editor: Erikyanri Maulana 5639

 Kami memberikan apresiasi atas prestasi Kepala Dinas Perindustrian dan Energi DKI Jakarta

(Foto: doc)

Lantaran dinilai berhasil melakukan penghematan anggaran, Dinas Perindustrian dan Energi DKI Jakarta mendapatkan apresiasi dari Komite Nasional Lembaga Swadaya Masyarakat (KN-LSM) Indonesia. Diharapkan, penghematan ini juga bisa ditiru Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lainnya di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Kami memberikan apresiasi atas prestasi Kepala Dinas Perindustrian dan Energi DKI Jakarta, Haris Pindratno yang mampu menghemat anggaran pembuatan sumur resapan hingga 60 persen

Untuk tahun ini, Dinas Perindustrian dan Energi DKI diketahui memperoleh kucuran dana Rp 100 miliar untuk membuat 3.620 sumur resapan. Namun setelah melalui proses panjang, dana yang terpakai untuk membuat sumur resapan itu hanya Rp 40 miliar. Sehingga ada penghematan anggaran hingga Rp 60 miliar.

"Kami memberikan apresiasi atas prestasi Kepala Dinas Perindustrian dan Energi DKI Jakarta, Haris Pindratno yang mampu menghemat anggaran pembuatan sumur resapan hingga 60 persen. Kami berencana memberikan penghargaan khusus bulan Oktober mendatang," ujar Hobbin, Ketua Umum DPP KN-LSM Indonesia, Rabu (24/9).

Sementara, dari catatan KN-LSM Indonesia, tahun anggaran 2013 lalu, Dinas Perindustrian dan Energi DKI membuat 1.949 titik sumur resapan yang menelan anggaran hingga Rp 150 miliar.

Menurut Hobbin, dengan anggaran Rp 40 miliar, Dinas Perindustrian dan Energi DKI tahun ini mampu membuat sumur resapan dua kali lebih banyak dari periode sebelumnya. "Kalau tahun lalu dilakukan cara serupa, boleh jadi akan ada penghematan anggaran puluhan miliar rupiah. Anggaran itu tentu bisa dialokasikan untuk sektor kesehatan dan pendidikan," tandasnya.

 

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Energi DKI, Haris Pindratno mengakui, dari Rp 100 miliar yang dianggarkan untuk membuat sumur resapan hanya terpakai Rp 40 miliar. Karena pihaknya lebih banyak membuat sumur resapan tipe dangkal.

Haris menjelaskan, proses pembuatan sumur resapan diprediksi rampung akhir Desember ini, karena sempat terhambat dalam proses lelang di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barang dan Jasa DKI. "Sumur resapan yang dibuat sebanyak 3.500 titik untuk tipe dangkal dengan kedalaman tiga meter dan 120 titik dengan kedalaman 60 meter," tandasnya.

BERITA TERKAIT
 sumur-sumur tersebut akan disebar dimasjid yang ada di Jakarta Selatan.

Jaksel Targetkan Bangun 1.250 Sumur Resapan

Rabu, 17 September 2014 16036

sumur resapan jakarta dok bj

200 Sumur Resapan Akan Dibuat di Jakbar

Jumat, 25 April 2014 4294

Camat & Lurah Harus Perbanyak Lubang Biopori

Camat & Lurah Harus Perbanyak Lubang Biopori

Jumat, 12 September 2014 3895

Pemprov DKI Alokasikan Dana Hibah Rp 12,5 Miliar

DKI Salurkan Dana Hibah ke Pemkab Bogor

Jumat, 12 September 2014 3988

BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 883

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 804

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1180

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 600

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1108

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks