Omzet Pedagang IRTI Monas Menurun

Jumat, 19 September 2014 Reporter: Jhon Syah Putra Kaban Editor: Widodo Bogiarto 4789

 Masa senin cuma buka 6 Jam doang, kalau monasnya sepi gini, pembeli juga sedikit

(Foto: doc)

Puluhan pedagang Ikatan Restoran dan Taman Indonesia (IRTI) Monumen Nasional (Monas) di Gambir, Jakarta Pusat, mengeluhkan pembatasan jam kunjungan yang mulai efektif diterapkan Unit Pengelola (UP) Monas sejak Senin (15/9) lalu. Pasalnya, omzet dagangan mereka merosot tajam hingga 65 persen.

Kalau setiap hari seperti ini ya bisa rugi. Apalagi hari Senin Monas bukanya cuma sampai jam 10.00

Rohadi, seorang pedagang IRTI Monas mengaku, omzet daganganya merosot pasca pemberlakuan jam kunjungan ke Taman Monas dari pukul 04.00 hingga pukul 20.00. Apalagi di hari Senin, dimana jam kunjungan hanya sampai pukul 10.00.

"Sejak jam kunjungan dibatasi, pengunjung berkurang, karena Monas jam 20.00 sudah ditutup. Imbasnya ya dagangan kita juga sepi pembeli," kata Rohadi, Jumat (19/9).

Rohadi yang berjualan pakaian ini menuturkan, sebelum ada pembatasan jam kunjungan, rata-rata setiap hari dirinya bisa membawa pulang uang hingga Rp 1,2 juta. Namun sejak ada pembatasan, rata-rata omzet dagangannya Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu. 

"Kalau setiap hari seperti ini ya bisa rugi. Apalagi hari Senin Monas bukanya cuma sampai jam 10.00," ujar Rohadi.

Pantauan beritajakarta.com, puluhan pedagang yang rata-rata berjualan mie ayam, ketoprak, soto ayam, pakaian dan cinderamata tampak sepi pembeli. Pengunjung yang datang pun sedikit.

Kepala UP Monas, Rini Hariani mengatakan, pembatasan itu dilakukan menyusul maraknya pedagang kaki lima (PKL) liar masuk ke dalam kawasan seluas 82 hektare tersebut khususnya di malam hari.

"Selasa sampai Minggu, kita buka jam 04.00  hingga jam 20.00. Di hari Senin, kita buka hanya sampai jam 10.00 pagi," kata Rini.

Di sisi lain, Rini menjelaskan, penerapan aturan ini untuk menjaga kelestarian kawasan Monas yang dari aksi kriminalitas. "Kok jadi pedagang yang mau mengatur saya. Ikuti saja peraturan, ini juga dilakukan untuk membuat Monas menjadi lebih tertata," tandasnya.

BERITA TERKAIT
 Produk jajanan berbahaya dan tidak layak konsumsi itu dijajakan para pedagang dengan jenis beraneka

Jajanan PKL Monas Mengandung Bahan Berbahaya

Rabu, 02 Juli 2014 7783

. berlaku mulai pukul 04.00 hingga 10.00 pada hari Senin.

Pembatasan Jam Operasional Monas Minim Sosialisasi

Senin, 15 September 2014 5622

Puluhan PMKS Berhasil di Amankan di Kawasan Monas

Resahkan Pengunjung Monas, Puluhan PMKS Dijaring

Senin, 08 September 2014 3758

Mulai 15 September, Pengelola Monas Batasi Jam Kunjungan

Mulai 15 September, Jam Kunjungan Monas Dibatasi

Jumat, 05 September 2014 24793

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7147

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4836

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2394

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2541

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1205

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks