50 Ton Sampah Diangkut dari Cengkareng

Minggu, 14 September 2014 Reporter: TP Moan Simanjuntak Editor: Agustian Anas 3278

 50 Ton Sampah Diangkut dari Cengkareng

(Foto: TP Moan Simanjuntak)

Musibah banjir yang kerap melanda pemukiman warga di RW 10, Kelurahan Cengkareng Barat, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat salah satunya disebabkan saluran air di wilayah itu tersumbat oleh sampah. Bagaimana tidak, kondisi saluran air di 19 RT di wilayah itu kini sudah dangkal akibat dipenuhi lumpur dan sampah.

Aksi bersih-bersih ini dimaksudkan untuk mengurangi banjir di wilayah RW 10. Sebab, mayoritas saluran air sudah dangkal akibat dipenuhi sampah dan lumpur,

Tak mau wilayahnya terus menjadi langganan banjir, ratusan warga dibantu petugas Suku Dinas Kebersihan setempat melakukan aksi bersih-bersih, Minggu (14/9). Hasilnya, sebanyak 50 ton sampah yang menumpuk di lingkungan rumah susun (Rusun) Bulak Wadon dan di saluran air berhasil diangkut.

“Aksi bersih-bersih ini dimaksudkan untuk mengurangi banjir di wilayah RW 10. Sebab, seluruh saluran air sudah dangkal akibat dipenuhi sampah dan lumpur," ujar Wahyu Widyastuti, Kepala Suku Dinas Kebersihan Jakarta Barat.

Sebanyak lima unit truk sampah dikerahkan dalam aksi bersih-bersih tersebut. Sampah yang sudah diangkat dari saluran air dimasukkan ke dalam karung dan kemudian dinaikkan ke truk untuk dibuang ke TPST Bantar Gebang, Bekasi.

Usai melakukan kerja bakti, kata Widyastuti, pihaknya menempatkan dua buah kontainer sampah agar warga tidak membuang sampah sembarangan. "Kami juga menginstruksikan petugas kebersihan untuk mengangkut sampah dua hari sekali agar sampah tidak menumpuk," ungkapnya.

Kegiatan bersih-bersih ini, lanjut Widyastuti, juga akan dilakukan di wilayah lainnya. "Kami ingin seluruh saluran air dan lingkungan warga di Jakarta Barat bersih dari sampah," tandasnya.

Ketua RW 10, Kelurahan Cengkareng Barat, Rasudin, mengatakan, banjir yang kerap melanda wilayahnya dipicu oleh kondisi saluran air yang dipenuhi sampah dan lumpur sehingga menghambat aliran air ke Kali Apuran.

"Setiap musim hujan, wilayah kami selalu tergenang setinggi 80 sentimeter hingga satu meter," ujarnya.

Agar wilayahnya terbebas dari banjir, dia meminta Pemkot Jakbar mengeruk saluran air dan membuat sodetan dari perbatasan wilayah RW 12, Kelurahan Cengkareng Barat dan RW 02, wilayah Jakarta Utara.

BERITA TERKAIT
Jika Diteruskan Proyek Sodetan Bintara- KBT Akan Diperkarakan

Proyek Sodetan Bintara-KBT Belum Ada Titik Temu

Rabu, 03 September 2014 4508

Tercebur Saat Bertugas, PHL Kebersihan Hilang di KBT

Petugas Kebersihan Hilang di KBT

Selasa, 09 September 2014 4056

Satpol PP bersihkan sampah plastik

Demi Adipura, Satpol PP Bersihkan Sampah di Rel Kereta

Selasa, 13 Mei 2014 4378

sampah_banjir_nurito.jpg

Pasca Banjir, 150 Ton Sampah Diangkut Per Hari

Minggu, 02 Februari 2014 3138

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9234

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3202

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3625

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1920

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1485

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks