Pasca Banjir, 150 Ton Sampah Diangkut Per Hari

Minggu, 02 Februari 2014 Reporter: TP Moan Simanjuntak Editor: Erikyanri Maulana 3182

sampah_banjir_nurito.jpg

(Foto: doc)

Warga yang bermukim di RW 08 Kedoya Utara, Kebon Jeruk meminta Sudin Kebersihan Jakarta Barat segera megangkut sampah sisa banjir yang saat ini menumpuk di Jl Daan Mogot dari arah Pesing menuju Cengkareng atau tepat di depan stasiun BBG Bus Transjakarta.

Sampah sisa banjir yang menumpuk seperti, sampah plastik, kasur, kayu, bekas perabot rumah tangga dan lain sebagainya. Selain kotor, keberadaan tumpukkan sampah tersebut juga menebar bau tak sedap sehingga warga khawatir bisa menimbulkan benih penyakit. "Sudah menumpuk sejak seminggu lalu. Ini sampah sisa banjir yang dibuang para pengungsi," ujar Sartono (48), petugas keamanan BBG Bus Transjakarta, Minggu (2/2).

Kondisi serupa juga terlihat di sepanjang Jl Kamal Raya tepatnya tidak jauh dari jembatan Kali Cengkareng Drain. Alhasil, lokasi sekitar pun tampak kumuh.

Kepala Sudin Kebersihan Jakarta Barat, Wahyu Pudjiastuti menuturkan, pasca banjir, volume sampah di Jakarta Barat mengalami peningkatan dibanding sebelumnya. Akibat meningkatnya volume sampah tersebut, kata Wahyu, membuat pihaknya kesulitan dalam melakukan pengangkutan sampah. Terlebih, pasca banjir, pihaknya mengangkut sampah dengan 10-15 truk berukuran besar. "Saat ini sampah yang kami angkut menggunakan 10 sampai 15 truk tronton, baik sampah sisa banjir maupun sampah warga yang terlambat diangkut," kata Wahyu.

Pihaknya, kata Wahyu, memprediksi dengan jumlah armada 10 sampai 15 truk per hari yang dikerahkan untuk mengangkut sampah berarti sama dengan sekitar 150-200 ton sampah per hari. " Saat ini saja kami juga sedang melaksanakan kerja bakti pembersihan sampah, baik itu sampah lingkungan warga dan saluran penghubung  di wilayah Kelurahan Semanan dan Duri Kosambi yang terkena banjir," ucapnya.

Ditambahkan Wahyu, mengingat keterbatasan armada maupun personel, pihaknya meminta warga untuk bersabar. "Sampah-sampah yang menumpuk itu pasti kami angkut, hanya saja dilakukan bertahap. Karena saat ini kami keterbatasan armada dan personel," tandasnya.

BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2510

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1203

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 966

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 512

Gub pramono ppid

Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

Jumat, 18 September 2026 409

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks