Pasca Banjir, 150 Ton Sampah Diangkut Per Hari

Minggu, 02 Februari 2014 Reporter: TP Moan Simanjuntak Editor: Erikyanri Maulana 2993

sampah_banjir_nurito.jpg

(Foto: doc)

Warga yang bermukim di RW 08 Kedoya Utara, Kebon Jeruk meminta Sudin Kebersihan Jakarta Barat segera megangkut sampah sisa banjir yang saat ini menumpuk di Jl Daan Mogot dari arah Pesing menuju Cengkareng atau tepat di depan stasiun BBG Bus Transjakarta.

Sampah sisa banjir yang menumpuk seperti, sampah plastik, kasur, kayu, bekas perabot rumah tangga dan lain sebagainya. Selain kotor, keberadaan tumpukkan sampah tersebut juga menebar bau tak sedap sehingga warga khawatir bisa menimbulkan benih penyakit. "Sudah menumpuk sejak seminggu lalu. Ini sampah sisa banjir yang dibuang para pengungsi," ujar Sartono (48), petugas keamanan BBG Bus Transjakarta, Minggu (2/2).

Kondisi serupa juga terlihat di sepanjang Jl Kamal Raya tepatnya tidak jauh dari jembatan Kali Cengkareng Drain. Alhasil, lokasi sekitar pun tampak kumuh.

Kepala Sudin Kebersihan Jakarta Barat, Wahyu Pudjiastuti menuturkan, pasca banjir, volume sampah di Jakarta Barat mengalami peningkatan dibanding sebelumnya. Akibat meningkatnya volume sampah tersebut, kata Wahyu, membuat pihaknya kesulitan dalam melakukan pengangkutan sampah. Terlebih, pasca banjir, pihaknya mengangkut sampah dengan 10-15 truk berukuran besar. "Saat ini sampah yang kami angkut menggunakan 10 sampai 15 truk tronton, baik sampah sisa banjir maupun sampah warga yang terlambat diangkut," kata Wahyu.

Pihaknya, kata Wahyu, memprediksi dengan jumlah armada 10 sampai 15 truk per hari yang dikerahkan untuk mengangkut sampah berarti sama dengan sekitar 150-200 ton sampah per hari. " Saat ini saja kami juga sedang melaksanakan kerja bakti pembersihan sampah, baik itu sampah lingkungan warga dan saluran penghubung  di wilayah Kelurahan Semanan dan Duri Kosambi yang terkena banjir," ucapnya.

Ditambahkan Wahyu, mengingat keterbatasan armada maupun personel, pihaknya meminta warga untuk bersabar. "Sampah-sampah yang menumpuk itu pasti kami angkut, hanya saja dilakukan bertahap. Karena saat ini kami keterbatasan armada dan personel," tandasnya.

BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 2601

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 734

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 637

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1399

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1014

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks