50 Persen Kuota Taksi di Jakarta Belum Terpenuhi

Kamis, 11 September 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Agustian Anas 3995

Kuota Taksi di Jakarta Baru Terpenuhi 50 Persen

(Foto: doc)

Jumlah taksi yang ada di ibu kota belum memenuhi kuota. Dari total kuota 24 ribu unit taksi, yang terpenuhi baru 12 ribu unit saja. Operator pun diminta untuk memenuhi kuota tersebut sehingga kebutuhan taksi di ibu kota bisa terpenuhi.

Kebutuhan taksi kurang, kuota sudah habis. Perusahaan taksi yang dapat kuota, ternyata tidak mampu memberikan armada taksi sesuai kuota

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama melihat kebutuhan moda transportasi taksi cukup tinggi di Jakarta. Namun banyak perusahaan taksi yang tak dapat memenuhi kuota yang ditetapkan. Pemprov DKI mengancam akan mencabut kontrak perusahaan taksi yang tak mampu memmenuhi kuotanya.

"Kebutuhan taksi kurang, kuota sudah habis. Perusahaan taksi yang dapat kuota, ternyata tidak mampu memberikan armada taksi sesuai kuota," kata Basuki di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (11/9).

Agar kebutuhan taksi tercukupi, Basuki akan mencabut kontrak perusahaan taksi yang tak mampu memenuhi kuotanya. Kemudian kuota tersebut akan diberikan kepada perusahaan taksi yang besar lainnya. Meski hal tersebut justru membuat perusahaan taksi kecil tidak berkembang, namun tak ada pilihan lain untuk memenuhi kuota taksi.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Muhammad Akbar mengatakan, hampir sebagian besar perusahaan taksi di Jakarta belum memenuhi kuota yang telah ditetapkan. "Bayangkan saja, dari kuota 24 ribu unit, yang baru beroperasi sebanyak 12 ribu unit. Artinya baru 50 persen terpenuhi. Padahal mereka punya tugas untuk memenuhi seluruh kuota sesuai dengan kontraknya," kata Akbar.

Kepala Bidang Angkutan Darat Dishub DKI Jakarta, Imanuel membenarkan, jika di akhir kontrak atau saat masa kontrak selesai, perusahaan tersebut belum mampu memenuhi kuotanya, maka kontraknya akan dicabut. "Selama belum memenuhi kuota, kita kasih surat peringatan terus menerus, secara rutin. Untuk mengingatkan mereka segera memenuhi kuota," ungkap Imanuel.

Diakuinya, hingga saat ini sudah ada satu perusahaan taksi yang mengundurkan diri karena tidak sanggup memenuhi kuotanya. Namun, Imanuel enggan menyebutkan nama perusahaan taksi tersebut. "Ada satu perusahaan yang mengundurkan diri karena tidak sanggup memenuhi kuota. Nggak etislah kalau saya sebutin namanya," ucapnya.

BERITA TERKAIT
Dishub Diminta Ultimatum Perusahaan Taksi yang Enggan Berikan CSR

Dishub Data Perusahaan Taksi yang Enggan Berikan CSR

Rabu, 10 September 2014 3167

Ditertibkan Sehari, Kawasan Segitiga Jatinegara Kembali Marak Parkir Liar

Kawasan Jatinegara Kembali Marak Parkir Liar

Selasa, 09 September 2014 5435

 Sopir Tertidur, Taksi Pusaka Diderek Petugas

Taksi Diderek di Depan Kalibata City

Senin, 08 September 2014 5814

taksi uber uber

DKI Minta Kemenkominfo Blokir Situs Taksi Uber

Selasa, 19 Agustus 2014 8000

BERITA POPULER
IMG 20260319 191414

PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

Kamis, 19 Maret 2026 2330

IMG 20260319 WA0000

Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

Kamis, 19 Maret 2026 2334

Mudik gratis pemprov rezap

Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

Selasa, 17 Maret 2026 1702

Car free night sarinah otoy

Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran

Kamis, 19 Maret 2026 973

IMG 20260314 160842

150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

Sabtu, 14 Maret 2026 1750

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks