Saluran Air di Cipinang Tertutup Bangunan

Jumat, 29 Agustus 2014 Reporter: Nurito Editor: Agustian Anas 3538

Banyak Bangunan Liar dan material, saluran Air di Jl Pasar Induk Cipinang Tak Berfungsi

(Foto: doc)

Kondisi saluran air Jl Pasar Induk Beras Cipinang, Pisangan Timur, Pulogadung, Jakarta Timur sangat memprihatinkan. Saluran sepanjang satu kilometer itu kini sudah tidak berfungsi lagi akibat dipenuhi sampah dan tertutup bangunan liar.

Kami akan tertibkan seluruh bangunan liar dan material yang ada di atas saluran air itu

Pantauan beritajakarta.com di lapangan, saluran selebar 1,5 meter yang berada persis di depan Pasar Induk Beras Cipinang ini dipenuhi sampah. Tak hanya itu, persis di depan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) berdiri sekitar 50 bangunan liar berupa bedeng, warung, bengkel las, hingga tempat penyimpanan barang bekas. Para pemilik bedeng kebanyakan beraktivitas sebagai pemulung, pengangkut sampah, hingga sopir truk beras di Pasar Induk Cipinang. Selain bedeng, saluran air ini juga tertutup oleh tumpukan material bangunan milik pedagang seperti pasir dan batu.

Edi (50), salah satu pemilik bedeng mengaku sudah tinggal di daerah itu sejak 8 bulan lalu. Edi yang sehari-hari berprofesi sebagai sopir truk pengangkut beras di Pasar Induk Beras Cipinang mengaku menjadikan bedeng berukuran 2 x 3 itu sebagai tempat persinggahan dan istirahat

"Di sini sih cuma untuk istirahat. Kalau pas lagi kirim barang ke Tangerang, ya saya pulang ke rumah di Balaraja," ujar Edi, Jumat (29/8).

Husen (50), pemilik pangkalan pasir mengatakan, banyak pedagang meletakkan barang dagangannya di sekitar saluran air karena mudah untuk bongkar muat. "Ya, memang banyak material yang diletakkan di pinggir saluran air karena saluran air sudah tidak berfungsi," ujarnya.

Kasie Sarana dan Prasarana Sumber Daya Air Sudin PU Tata Air Jakarta Timur, Supriyatno mengatakan, kawasan Jl Pasar Induk Beras Cipinang sebenarnya sudah pernah ditertibkan Oktober 2013 lalu. Namun, kini kembali marak bangunan liar.

Pihaknya berjanji akan menertibkan kembali seluruh bangunan liar dan material bangunan yang ada di atas saluran air sepanjang sekitar satu kilometer tersebut. Namun sebelum ditertibkan, pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada para pemilik bedeng dan material bangunan. Jika tidak dihiraukan, akan dilanjutkan dengan melayangkan surat peringatan hingga pembongkaran paksa.

"Kami akan tertibkan seluruh bangunan liar dan material bangunan yang ada di atas saluran air itu. Kami akan koordinasi dengan pengelola Pasar Induk Beras Cipinang, aparat kelurahan, dan pengurus RW. Kami berharap mereka segera membersihkan sendiri bedeng-bedengnya. Jika tidak, kami tertibkan secara paksa," ujar Supriyatno.

Penertiban akan dilakukan paling cepat mulai pekan depan menggunakan alat berat jenis becho. Usai ditertibkan, saluran air tersebut akan dinormalisasi.

BERITA TERKAIT
Kembalikan Fungsi Taman, 112 Bangunan dibongkar

112 Bangunan di Taman Putra Putri Dibongkar

Kamis, 28 Agustus 2014 4935

2 Ton Lumpur Sisa Banjir Diangkat Dari Saluran Jl Bank

Atasi Genangan, 30 Saluran Penghubung Dikeruk

Rabu, 27 Agustus 2014 3316

Berdiri Diatas Saluran Air, 33 Bangunan Liar dibongkar

33 Bangunan di Atas Saluran Air Dibongkar

Rabu, 20 Agustus 2014 5028

Kembalikan Fungsi Taman, 112 Bangunan dibongkar

112 Bangunan di Taman Putra Putri Dibongkar

Kamis, 28 Agustus 2014 4935

BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 880

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 801

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1162

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 599

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1105

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks