Waduk di Taman Situ Lembang Alami Sedimentasi

Rabu, 14 Juni 2017 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Toni Riyanto 2524

 Waduk di Taman Situ Lembang Alami Sedimentasi

(Foto: Aldi Geri Lumban Tobing)

Waduk di Taman Situ Lembang, Kelurahan Menteng, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat mengalami sedimentasi. Akibatnya, ikan-ikan yang ada di waduk mati.

Ikan menjadi kekurangan oksigen. Sehingga, ikan nila dan mujair banyak yang mati

Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Pusat, Bayu Sari Hastuti mengungkapkan, sedimentasi membuat kandungan amoniak, fosfat, dan zat besi menjadi melebihi ambang batas.

"Ikan menjadi kekurangan oksigen. Sehingga, ikan nila dan mujair banyak yang mati," kata Sari, Rabu (14/6).

Ia menambahkan, dari hasil penelitian terdapat kandungan amoniak 0,5 mg/liter seharusnya tertinggi 0 mg/liter; fosfat 0,25 mg/liter semestinya 0,2 mg/liter; dan zat besi 0,1 mg/liter dari seharusnya 0 mg/liter," terangnya.

"Kita berharap agar waduk ini segera dikeruk karena sedimen lumpurnya cukup tebal," tandasnya.

BERITA TERKAIT
 Ribuan Ikan Mati Di Danau Buatan Tegal Alur

Ribuan Ikan di Danau Tegal Alur Mati

Sabtu, 19 Desember 2015 8470

Kematian Ikan di Teluk Jakarta di Sebabkan Pencemaran Limbah

Ikan Mati di Ancol Akibat Air Laut Tercemar Limbah

Jumat, 18 Desember 2015 14692

Taman Situ Lembang Butuh Perbaikan

Taman Situ Lembang Tidak Terawat

Kamis, 09 April 2015 4868

BERITA POPULER
IMG 20260319 191414

PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

Kamis, 19 Maret 2026 2358

IMG 20260319 WA0000

Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

Kamis, 19 Maret 2026 2397

Mudik gratis pemprov rezap

Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

Selasa, 17 Maret 2026 1719

Car free night sarinah otoy

Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran

Kamis, 19 Maret 2026 991

IMG 20260314 160842

150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

Sabtu, 14 Maret 2026 1775

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks