Minggu, 26 Januari 2014
Reporter: Lopi Kasim
Editor: Dunih
2896
(Foto: doc)
Jika banjir di sejumlah wilayah ibu kota mulai surut, tidak demikian halnya dengan Underpass Kemayoran di Jl Landas Pacu Timur, Kemayoran, Jakarta Pusat. Air yang semula merendam underpass hingga kedalaman 7 meter, kini hanya surut sedikit dan masih tersisa sekitar 6 meter.
Belum surutnya underpass dimanfaatkan warga setempat sebagai arena memancing. Padahal, di lokasi telah dipasang garis polisi, dan terdapat petugas kepolisian melakukan penjagaan. Namun, tidak menyurutkan warga setempat datang untuk berburu ikan yang terlepas dari kolam pemancingan yang kebanjiran.
Aris (35), warga Kemayoran mengatakan, terendamnya underpass kerap terjadi setiap tahun. Ketika terendam, biasanya akan banyak ikan yang terjebak dan terseret arus ke dalam underpass.
"Biasanya memang begini, kalau terendam akan banyak ikan masuk. Asalnya dari mana kita nggak tahu, mungkin terseret arus dari kolam pemancingan atau saluran air," ujarnya, Minggu (26/1).
Wakil Camat Kemayoran, Uus Kuswanto mengatakan, hujan yang masih mengguyur menjadi salah satu kendala penyedotan underpass. Pihaknya juga telah menghubungi Sudin Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Damkar dan PB) Jakarta Pusat dan Pusat Pengelola Kompleks Kemayoran (PPKK) untuk melakukan penyedotan. Penyedotan kemungkinan akan dilakukan jika kondisi cuaca memungkinkan.
"Iya, masih terendam, tapi sudah dipasang police line agar tidak ada warga yang masuk. Kalau memancing juga harus hati-hati. Di lokasi juga sudah ada personel kepolisian yang berjaga-jaga untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Nanti kemungkinan kalau cuaca sudah memungkinkan segera disedot," ucapnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
PWNU DKI Percayakan Pemotongan Hewan Kurban di Dharma Jaya
Kamis, 28 Mei 2026
1203
Plt Gubernur Lepas 744 Petugas Pemeriksa Kesehatan Hewan Kurban
Selasa, 26 Mei 2026
1117
Komisi E Tekankan Pengawasan dan Evaluasi Program SSG