120 Warga Pulau Sebira Ajukan Penambahan Daya Listrik

Sabtu, 06 Mei 2017 Reporter: Suparni Editor: Andry 2363

Sebanyak 120 Warga Pulau Sebira Mengajukan Pergantian KWH

(Foto: Suparni)

Suku Dinas Perindustrian dan Energi Kepulauan Seribu akan mengganti KWH meter warga Pulau Sebira yang meminta penambahan daya listrik pasca dioperasikannya Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di wilayah tersebut sejak pekan lalu.

Sudah 120 warga yang mengajukan pergantian KWH meter menjadi 1300 Watt

"Sudah 120 warga yang mengajukan pergantian KWH meter menjadi 1.300 Watt," ujar Melinda Sagala, Kepala Suku Dinas Perindustrian dan Energi Kepulauan Seribu, Jumat (5/5).

Ia menuturkan, sebagian besar warga mengajukan penambahan daya listrik untuk penerangan homestay dan kulkas penyimpanan ikan. Selain itu permohonan penambahan daya juga banyak diajukan untuk puskesmas, taman baca, masjid hingga pos keamanan.

"Senin (8/4) akan kita kirim peralatan dan tenaga kerja. Ditargetkan dalam dua minggu pemasangan KWH selesai," tandasnya.

BERITA TERKAIT
 Genset Baru di Pulau Sebira Diuji Coba

Genset Baru di Pulau Sebira Diuji Coba

Sabtu, 08 April 2017 5007

Gangguan Listrik di Pulau Sebira Telah Teratasi

Kerusakan Mesin PLTD di Pulau Sebira Teratasi

Jumat, 20 Januari 2017 6467

Kominfotik Gandeng Swasta Uji Coba VoIP Telepon

Penggunaan Telepon Digital Diuji Coba di Pulau Sebira

Sabtu, 29 April 2017 3143

BERITA POPULER
Kebakaran sunter agung anita

Kebakaran di Sunter Agung Berhasil Dipadamkan

Rabu, 13 Mei 2026 10006

IMG 20260516 WA0000

Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

Sabtu, 16 Mei 2026 5724

Pemeriksaan kesehatan otoy

Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

Senin, 18 Mei 2026 1678

IMG 20260518 WA0123

Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

Senin, 18 Mei 2026 1489

Khoirudin dprd dki jakarta

Kawal RKPD, Tekanan Ekonomi Global Tak Geser Prioritas Layanan Dasar Jakarta

Selasa, 19 Mei 2026 920

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks