Penerimaan Retribusi Sampah di Jaksel Ditarget Capai Rp 2,3 Miliar

Jumat, 07 April 2017 Reporter: Wuri Setyaningsih Editor: Andry 4875

Penerimaan Retribusi Sampah di Jaksel Capai 48,80 persen

(Foto: Wuri Setyaningsih)

Penerimaan retribusi sampah di wilayah Jakarta Selatan selama periode Januari hingga Maret 2017 sudah mencapai Rp 1.154.008.600 atau 48,80 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp 2,3 miliar pada tahun ini.

Di dalam perda sudah diatur angka minimum maksimumnya

Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan, Syariffudin mengatakan, perolehan retribusi sampah tersebut berasal dari 350 wajib retribusi. Iuran retribusi ini sendiri mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) No.1 tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2012 tentang Retribusi.

"Di dalam perda sudah diatur angka minimum maksimumnya," katanya, Jumat (7/4).

Menurut Syariffudin, hingga kini pihaknya masih terus berupaya mengejar target retribusi sampah di wilayahnya pada tahun ini sebesar Rp 2,3 miliar

"Saya juga menghimbau warga untuk tidak membuang sampah sembarangan dan melaksanakan kewajibannya membayar iuran," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Sudin LH Jakbar Targetkan Retribusi Sampah 2017 Rp 1,5 Milyar

Retribusi Sampah di Jakbar Ditargetkan Rp 1,5 Miliar

Selasa, 21 Maret 2017 5230

Perolehan Retribusi Sampah Sudinsih Jaksel Capai 2,2 Miliar

Retribusi Sampah Komersil di Jaksel Capai Rp 2,2 M

Selasa, 20 Desember 2016 8623

BERITA POPULER
IMG 20260319 191414

PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

Kamis, 19 Maret 2026 2319

IMG 20260319 WA0000

Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

Kamis, 19 Maret 2026 2312

Mudik gratis pemprov rezap

Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

Selasa, 17 Maret 2026 1694

Car free night sarinah otoy

Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran

Kamis, 19 Maret 2026 971

IMG 20260314 160842

150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

Sabtu, 14 Maret 2026 1742

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks