Atasi Genangan, 62 Saluran Air Dikeruk

Selasa, 19 Agustus 2014 Reporter: Nurito Editor: Agustian Anas 4054

Normalisasi Kali

(Foto: doc)

Banjir yang kerap melanda pemukiman warga dan sejumlah ruas jalan di Jakarta Timur ketika turun hujan salah satunya disebabkan banyaknya saluran air yang tersumbat sampah. Untuk mengurangi genangan dan mengendalikan banjir, Suku Dinas Pekerjaan Umum (Sudin PU) Tata Air setempat kini tengah menormalisasi 62 saluran air di wilayahnya.

Kami hanya diminta mengeruk lumpur dan membersihkan sampah yang ada di sepanjang saluran air ini

Salah satu saluran air yang dinormalisasi yaitu saluran di Jl Raya Bina Warga, Ceger, Cipayung. Sejumlah pekerja terlihat sibuk mengeruk lumpur dan sampah yang ada di saluran air sepanjang sekitar 400 meter itu. Seluruh sampah dan lumpur dimasukkan ke dalam karung dan ditumpuk memanjang di atas bantaran saluran air tersebut.

Manto (40), salah seorang pekerja menuturkan, pengerukan saluran air sudah dilakukan sejak sepekan lalu. Kondisi saluran air di kawasan ini sudah mengalami sedimentasi. Sebelumnya, saluran air dengan lebar 2 meter ini memiliki kedalaman 80-100 sentimeter. Namun kini hanya tinggal sekitar 40 sentimeter.

“Kami hanya diminta mengeruk lumpur dan membersihkan sampah yang ada di sepanjang saluran air ini. Karena banyak terjadi sedimentasi dan kerap memicu genangan saat turun hujan,” ujar Manto, Selasa (19/8).

Pengerukan juga dilakukan di saluran air yang berada di Jl Bambu Wulung, Bambu Apus, Cipayung. Sekitar 40 pekerja sibuk mengeruk saluran air sepanjang sekitar 200 meter tersebut. Jalan Raya Bambu Wulung dan sebagian pemukiman warga kerap tergenang saat hujan deras dengan ketinggian antara 60–100 sentimeter.

Tatang (30), salah seorang warga RW 02 Bambu Apus, mengaku bersyukur saluran air di wilayahnya dikeruk. "Saat hujan deras, wilayah ini kerap tergenang setinggi 60-100 sentimeter akibat kondisi saluran airnya yang dangkal. Bahkan genangan sampai ke Jl Mabes Hankam. Mudah-mudahan dengan pengerukan ini, genangan yang selama ini terjadi dapat ditanggulangi,” ujar Tatang.

Kasie Pemeliharaan saluran Air Sudin PU Tata Air Jakarta Timur, Ahmad Yazied Bustomi mengatakan, pengerukan saluran air dilakukan di 62 titik yang tersebar di sejumlah wilayah. Pengerukan diprioritaskan pada saluran air yang kerap memicu terjadinya genangan saat hujan turun.

Di antaranya saluran air di Jl Raya Bogor tepatnya di depan pabrik PT Khong Guan, Jl Pagalarang Cipayung, Jl Makmur Cipayung, Jl SMP Nurul Huda Cipayung, di Jl Pinang ranti Timur, Makasar, serta Jl Aneka elok Cakung,

“Kita targekan pengerukan lumpur di 62 titik saluran itu rampung pada akhir Agustus ini. Seluruh saluran air itu merupakan skala prioritas karena memicu terjadinya banjir,” ujar Yazied.

BERITA TERKAIT
2 Ton Lumpur Sisa Banjir Diangkat Dari Saluran Jl Bank

Pengerukan Saluran Air Hasilkan 2 Ton Lumpur

Kamis, 14 Agustus 2014 3699

Pengurasan Saluran di Tugu Utara Diprotes Warga

Pengurasan Saluran di Tugu Utara Diprotes Warga

Senin, 11 Agustus 2014 7837

Kandang Sapi Berdiri di Atas Saluran Air

Kandang Sapi Berdiri di Atas Saluran Air

Rabu, 16 Juli 2014 9541

Begitu pun dengan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, yang kali ini

Jakarta Tergenang, Basuki Kembali Soroti Kinerja Dinas PU

Selasa, 08 Juli 2014 3806

BERITA POPULER
IMG 20260319 191414

PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

Kamis, 19 Maret 2026 2317

IMG 20260319 WA0000

Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

Kamis, 19 Maret 2026 2295

Mudik gratis pemprov rezap

Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

Selasa, 17 Maret 2026 1694

Car free night sarinah otoy

Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran

Kamis, 19 Maret 2026 968

IMG 20260314 160842

150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

Sabtu, 14 Maret 2026 1742

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks