Basuki Anggap Taksi Mewah Uber Merugikan

Selasa, 19 Agustus 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Agustian Anas 4308

ahok_jas_hitam_dok.jpg

(Foto: doc)

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, perusahaan sewa taksi mewah Uber belum memiliki izin operasional di Jakarta. Karena itu, Basuki menilai jasa rental taksi via online yang ditawarkan Uber dapat mengancam keberadaan pengusaha taksi lainnya. 

Iya, (Uber) merugikan, makanya kamu kalau mau taat undang-undang, peraturan, itu (taksi) harus distop

"Iya, (Uber) merugikan, makanya kamu kalau mau taat undang-undang, peraturan, itu (taksi) harus distop," tegas Basuki, di Balaikota DKI Jakarta, Selasa (19/8).

Jika ingin beroperasi di Jakarta, kata Basuki, pihak Uber diminta segera mengurus izin operasional angkutan umum kepada Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Mereka juga harus mengikuti peraturan yang berlaku di Indonesia, dengan taat membayar pajak.

"Perusahaan taksi yang legal itu kan bayar pajak dan tarif taksi mereka juga disepakati dengan Pemprov DKI Jakarta. Sekarang bandingkan dengan perusahaan taksi yang tidak punya izin, tidak bayar pajak, mereka pasti kasih harga lebih murah ke penumpang. Kalau pakai azas keadilan, apa mau membuat semua perusahaan taksi bangkrut?," ungkapnya.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Muhammad Akbar menegaskan jasa sewa mobil mewah Uber adalah ilegal. Pihak Uber tidak pernah meminta kepada Dishub DKI untuk memproses izin operasional di ibu kota. "Itu termasuk taksi gelap," kat‎a Akbar.

Secara aturan, apabila menumpang sebuah kendaraan dan ada transaksi pembayaran, dikategorikan sebagai angkutan umum. Meskipun sistem pembayaran rental Uber melalui kartu kredit, tetap saja ilegal. Sebab Uber yang sudah beroperasi di Jakarta sejak Rabu (13/8) lalu harus mengurus izin operasionalnya terlebih dahulu. Adapun persyaratan yang harus dipenuhi pihak Uber sebelum beroperasi di Jakarta adalah uji Kir serta berpelat kuning.

Sekadar diketahui, layanan sewa mobil Uber ini menyediakan jasa angkutan mirip taksi untuk para pengguna aplikasinya di perangkat mobile. Pengguna bisa memesan mobil melalui aplikasi mobile Uber. Tarif berlaku layaknya taksi dengan biaya minimum dan hitungan berdasarkan waktu dan jarak. Posisi dan ketersediaan mobil sewaan yang tersedia pun dapat dipantau melalui ponsel. Layanan Uber saat ini baru terkonsentrasi di sekitar area CBD Sudirman dan Kuningan. Mobil-mobil yang disediakan memang tergolong mewah, seperti Toyota Camry, Alphard, hingga Mercedes Benz S-Class. Dishub DKI pun kini sedang memproses pelarangan operasional taksi mewah tersebut.

BERITA TERKAIT
Puluhan Sopir Taksi Demo ke Kantor DPRD DKI

Protes Retribusi Ancol, Sopir Taksi Demo ke DPRD DKI

Senin, 09 Juni 2014 14159

Sopir Taksi Kembali Blokir Gerbang Ancol

Dikenakan Biaya Masuk, Sopir Taksi Blokir Gerbang Ancol

Rabu, 07 Mei 2014 4912

Ratusan Taksi Blokade Pintu Utama Ancol

Ratusan Sopir Taksi Blokir Pintu Masuk Ancol

Kamis, 01 Mei 2014 7650

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7137

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4828

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2227

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2517

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1142

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks