Posko Kesehatan Rusun Rawa Bebek Layani 500 Pasien Per-Bulan

Kamis, 16 Maret 2017 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 6715

Pos Kesehatan Rusun Rawa Bebek Layani 500 Pasien

(Foto: Nurito)

Sejak dibuka awal Januari 2017, Posko Kesehatan Rusun Rawa Bebek di Kelurahan Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, melayani hingga 500 pasien per-bulan.

Rencananya, Posko Kesehatan di Rusun Rawa Bebek akan dibuka 24 jam

Kepala Posko Kesehatan Rusun Rawa Bebek, Aulyanita Febriyanti mengatakan, sebanyak 75 persen warga yang datang berobat mengeluhkan penyakit infeksi saluran pernafasan atas (ISPA). Kemudian, hipertensi 19,6 persen dan penyakit lain sebesar 5,4 persen.

"Kami menyiapkan tiga tenaga medis, terdiri dari dokter, bidan dan perawat," ujar Aulyanita," Kamis (16/3).

Dijelaskannya, pelayanan dibuka Senin-Jumat mulai pukul 07.30 hingga pukul 15.30. Selain itu, pelayanan kesehatan juga dilakukan dengan mendatangi langsung unit-unit rusun.

"Rencananya, Posko Kesehatan di Rusun Rawa Bebek akan dibuka 24 jam," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Rusun Rawa Bebek akan Dilengkapi RPTRA

Rusun Rawa Bebek akan Dilengkapi RPTRA

Jumat, 03 Maret 2017 6675

4 Blok Baru Rusun Rawa Bebek Dioperasikan April

4 Blok Baru Rusun Rawa Bebek Dioperasikan April

Jumat, 10 Maret 2017 3937

 DPRD Minta Rusunawa Dibangun 16 Lantai

Dewan Tinjau Pembangunan Rusun Rawa Bebek

Rabu, 11 Januari 2017 3803

BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 880

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 798

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1159

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 599

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1100

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks