Kondisi Taman Galur Tak Terawat

Kamis, 14 Agustus 2014 Reporter: Andry Editor: Lopi Kasim 4798

Tanpa Pagar Pembatas, Taman Galur Ancam Keselamatan Warga

(Foto: Andry)

Kondisi Taman Galur di wilayah Galur, Jakarta Pusat, sangat memprihatinkan. Bagaimana tidak, taman lingkungan yang berada di bibir Kali Sentiong tersebut tanpa pagar pembatas sehingga mengancam keselamatan warga sekitar yang ingin bermain dan menghabiskan waktu di dalam taman.

Saya belum tahu kondisi, tapi hari ini juga saya akan tinjau ke lokasi



Padahal, hampir setiap sore hari, taman tersebut kerap digunakan anak-anak setempat menjadi arena bermain sepak bola. Tak hanya itu, taman yang lokasinya dekat SPBU Galur itu juga nampak tak terurus serta minim sarana dan prasarana pendukung.

Pantauan Beritajakarta.com, taman lingkungan di Jalan Galur, dalam keadaan gersang lantaran tidak ada tanaman atau rumput. Di dalam taman, hanya terdapat dua bangku terbuat dari semen dan satu fasilitas bermain anak-anak sehingga menimbulkan kesan ala kadarnya.

Ismawati (34), salah satu warga sekitar mengaku, merasa khawatir ketika anak-anak di lingkungannya bermain sepak bola di Taman Galur. Alasannya, sisi bagian dalam taman yang berada di atas bibir kali ini, tak dilengkapi sebuah pagar pembatas.

"Saya suka was-was kalau ngeliat anak-anak kecil main di situ (Taman Galur, red). Karena di sana enggak ada pagar pembatas," katanya saat ditemui di lokasi, Kamis (14/8).

Menurutnya, taman yang berada di pinggir Jalan Raya Galur ini sewaktu-waktu dapat memakan korban jika kondisinya terus dibiarkan demikian. Ia berharap, instansi terkait diminta menata ulang taman di lokasi supaya tidak mengancam keselamatan warga.

"Kalau kondisinya dibiarin terus kayak gini, anak-anak kita bisa tercebur ke dalam kali," keluhnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Suku Dinas Pertamanan Jakarta Pusat, Jansen Saragih, mengaku belum mengetahui kondisi Taman Galur tersebut. Namun, pihaknya akan segera melakukan peninjauan.

"Saya belum tahu kondisi, tapi hari ini juga saya akan tinjau ke lokasi," katanya usai menghadiri peresmian revitalisasi Taman Genjing menjadi Taman Pramuka.

Menurut Jansen, aktivitas warga di taman tersebut kemungkinan tidak terlalu ramai seperti taman pada umumnya. Sehingga pihaknya merasa tidak perlu memasang pagar pembatas di dalam areal taman.

"Kita memakai pagar kalau aktivitas di taman itu ramai. Karena kalau taman sepi, tidak mungkin ada orang tercebur ke kali," ujarnya.

Pihaknya berjanji segera memperbaiki dan melengkapi taman tersebut dengan sarana dan prasana. Apalagi, taman itu belakangan diketahui kerap dijadikan arena bermain sepak bola anak-anak warga setempat.

"Ke depannya kita perbaiki. Insya Allah, tahun ini taman itu akan kita programkan untuk direvitalisasi," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Taman Genjing Resmi Ganti Nama Jadi Taman Pramuka

Taman Pramuka Bisa untuk Kegiatan Pramuka

Kamis, 14 Agustus 2014 7271

Nama Taman Genjing Akan Diganti Jadi Taman Pramuka

Nama Taman Genjing Diganti

Selasa, 12 Agustus 2014 8049

Jokowi : Patung Pancoran Memang Sudah Lama Tidak di Bersihkan

Jokowi: Patung Pancoran Sudah Lama Tidak Dibersihkan

Rabu, 13 Agustus 2014 7650

Rp 800 Juta untuk Perbaiki Taman Genjing

Selasa, 12 Agustus 2014 5542

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9282

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3239

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3667

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1953

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1524

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks