Batalnya Pembangunan Rusun Hambat Serapan Anggaran

Senin, 31 Oktober 2016 Reporter: Jhon Syah Putra Kaban Editor: Nani Suherni 5491

Batalnya Pembangunan Rusun Hambat Penyerapan Anggaran

(Foto: Reza Hapiz)

Salah satu penyebab rendahnya penyerapan anggaran adalah batalnya pembangunan rumah susun di Ibukota.

Jadi dua putus kontrak di Rusun Jatinegara Kaum dan Rusun Pinus Elok karena masalah teknis perusahaan

Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta, Arifin menjelaskan, pembangunan rusun single years di delapan lokasi hanya satu yang jalan sedangkan sisanya masih dihentikan.

"Jadi dua putus kontrak di Rusun Jatinegara Kaum dan Rusun Pinus Elok karena masalah teknis perusahaan," katanya, Senin (31/10).

Sedangkan sisanya pembangunan dihentikan sementara yakni di Rusunawa Cakung Barat, Rusunawa Jalan Raya Bekasi KM 02, Rusunawa Rawa Bebek, Rusunawa Lokbin Semper dan Rusunawa Marunda.

"Ini dihentikan karena masalah kualitas pekerjaan, saat ini sedang diaudit inspektorat," tandasnya.

BERITA TERKAIT
 DKI Kebut Penyerapan APBD 2016

DKI Kebut Penyerapan APBD 2016

Senin, 31 Oktober 2016 4334

APBD Perubahan 2016 DKI Ditetapkan Besok

APBD Perubahan 2016 DKI Ditetapkan Besok

Selasa, 11 Oktober 2016 4108

Dewan Minta Rehab Total Puluhan Gedung di Ibukota Diprioritaskan

Dewan Minta Renovasi Gedung Sekolah Jadi Prioritas

Minggu, 30 Oktober 2016 5516

BERITA POPULER
750 Warga Terima Bantuan Sosial di Terminal Bus Kampung Rambutan

Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako

Rabu, 17 Juni 2026 5536

IMG COM 202606161328598850

TMR Ramai Dikunjungi Wisatawan

Selasa, 16 Juni 2026 1488

Cuaca hujan ringan dessy doc

Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Sore Ini

Minggu, 14 Juni 2026 1465

IMG 20260613 WA0042

Sudin LH Jaksel OTT Delapan Pelaku Buang Sampah Sembarangan

Sabtu, 13 Juni 2026 1396

Rano Karno Buka Discover Betawi Art & Culture di Hotel Borobudur 3

Rano Resmi Buka Discover Betawi Art and Culture 2026

Jumat, 19 Juni 2026 410

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks