Basuki Minta Konsultan Pembangunan Rusun Diperiksa

Senin, 19 September 2016 Reporter: Jhon Syah Putra Kaban Editor: Budhi Firmansyah Surapati 7022

Pengawasan Pembangunan Rusun Harus Diperketat

(Foto: Reza Hapiz)

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama meminta konsultan pengawas pembangunan rumah susun (Rusun) diperiksa. Sebab dari hasil sejumlah sidak ditemui kondisi rusun tidak sesuai spesifikasi seharusnya.

Rusun kita baru setahun sudah bocor, terus dicor lagi. Ini bahaya loh sebenarnya

"Rusun kita baru setahun sudah bocor, terus dicor lagi. Ini bahaya loh sebenarnya," ujarnya saat rapat pimpinan, Senin (19/9).

Tak hanya itu pihaknya juga menemukan sejumlah dinding yang terlalu tipis sehingga rawan roboh. Sejumlah coran semen juga dipenuhi dengan sampah dan karung semen.

"Itu konsultannya harus dicek betul. Kalau memang mereka sengaja melanggar diputus saja," katanya.

Terlebih, menurutnya DKI sedang mempromosikan agar warga mau direlokasi ke rusun. Seharusnya spesifikasi bangunan yang dikerjakan kualitasnya harus baik

"Itu kenapa kita contohkan kewajiban pengembang bangun rusun, mereka sudah appraisal semua dan dibangun sesuai," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Basuki: Rusun Nelayan Harusnya Jadi Tahun Lalu

20 Ribu Unit Rusun Nelayan di Muara Baru Segera Dibangun

Jumat, 16 September 2016 4941

53 Warga Bukit Duri Ambil Undian di Rusun Rawa Bebek

53 Warga Bukit Duri Ambil Undian di Rusun Rawa Bebek

Kamis, 15 September 2016 7475

BERITA POPULER
IMG 20260319 191414

PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

Kamis, 19 Maret 2026 2325

IMG 20260319 WA0000

Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

Kamis, 19 Maret 2026 2327

Mudik gratis pemprov rezap

Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

Selasa, 17 Maret 2026 1697

Car free night sarinah otoy

Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran

Kamis, 19 Maret 2026 973

IMG 20260314 160842

150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

Sabtu, 14 Maret 2026 1745

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks